Jadikan Kritik sebagai Bahan Evaluasi, RSUDMA Sumenep Sediakan Kanal Pengaduan

Amin Bashiri • Dipublikasikan Jumat, 18 September 2026 | 08:04 WIB
MELAYANI: Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Erliyati memantau layanan kesehatan di lembaganya.
MELAYANI: Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Erliyati memantau layanan kesehatan di lembaganya.

SUMENEP, RadarMadura.id RSUD dr. H. Moh. Anwar (RSUDMA) Sumenep menjadikan kritik dan keluhan sebagai bahan evaluasi. Tujuannya, demi bisa meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Salah satu langkah terobosan yang ditempuh yaitu dengan menyediakan kanal pengaduan. Sehingga, setiap persoalan, kritik, saran, dan masukan bisa langsung direspons secara cepat.

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Erliyati mengaku tidak antikritik. Oleh karena itu, lembaganya menyediakan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan dan masukan. Pihaknya menilai, hal tersebut dapat menjadi bahan bagi internalnya dalam melakukan pembenahan.

”Pengaduan bukan sesuatu yang harus dihindari, justru menjadi bahan evaluasi untuk mengetahui bagian mana yang perlu kami perbaiki dan tingkatkan.” katanya.

Perempuan berhijab itu berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap pengaduan dengan langkah konkret. Dengan begitu, keluhan yang disampaikan pasien tidak sekadar menjadi catatan, tetapi dijadikan dasar dalam meningkatkan pelayanan.

”Harus ada langkah konkret dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin terbuka, responsif, dan berorientasi pada kepuasan serta keselamatan pasien,” ucapnya.

Guna memudahkan masyarakat menyampaikan persoalan, layanan pengaduan dan informasi RSUDMA disiapkan selama 24 jam. Pasien maupun keluarganya bisa menyampaikan kendala apa pun tanpa harus menunggu waktu pelayanan jam kerja.

”Kami ingin masyarakat merasa dilayani dan didengar,” ujarnya.

Perempuan yang biasa disapa dokter Erli itu menambahkan, peningkatan mutu pelayanan tidak hanya bergantung pada sarana dan prasarana medis. Interaksi antara tenaga kesehatan dengan pasien dan keluarga juga menjadi bagian penting yang harus terus diperbaiki.

”Pelayanan kesehatan yang baik harus dibangun dengan sikap ramah, cepat, profesional, serta mampu memberikan kepastian kepada masyarakat,” tandasnya. (tif/jup)

Editor : Amin Bashiri
RSUDMA Sumenep