Peduli Gerakan Pramuka, Kwarcab dan Pemkab Sumenep Apresiasi SKK Migas-KEI

Amin Bashiri • Dipublikasikan Jumat, 11 September 2026 | 22:30 WIB
APRESIASI: Wakil Bupati Sumenep Imam Hasyim menyerahkan penghargaan kepada Koordinator SRO KEI Agus Indra Prihadi dalam kegiatan Apel Akbar Hari Pramuka Ke-65 di halaman Kantor Bupati Sumenep, Kamis (10/9).
APRESIASI: Wakil Bupati Sumenep Imam Hasyim menyerahkan penghargaan kepada Koordinator SRO KEI Agus Indra Prihadi dalam kegiatan Apel Akbar Hari Pramuka Ke-65 di halaman Kantor Bupati Sumenep, Kamis (10/9).

SUMENEP, RadarMadura.id – Dukungan SKK Migas-Kangean Energy Indonesia (KEI) terhadap pengembangan kompetensi guru di wilayah operasi, yakni Kepulauan Sapeken, Kabupaten Sumenep, mendapat apresiasi positif, dari Pemkab Sumenep, terutama dari Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Sumenep.

Penghargaan tersebut diberikan atas dukungan, kepedulian, dan kontribusi SKK Migas-KEI sebagai penggerak pendidikan kepramukaan bagi guru di wilayah Pagerungan Besar dan sekitarnya.

Penghargaan ini diserahkan oleh Wakil Bupati Sumenep Imam Hasyim dalam kegiatan Apel Akbar Hari Pramuka Ke-65 di halaman Kantor Bupati Sumenep, Kamis (10/9).

Ketua Kwarcab Pramuka Sumenep Wahyu Kurniawan menjelaskan, bahwa SKK Migas-KEI telah memberikan dukungan dan peduli terhadap kegiatan Gerakan Pramuka dengan penyelenggaraan Kursus Mahir Dasar (KMD) bagi para pembina Pramuka di Pagerungan Besar, Kecamatan Sapeken.

Menurutnya, program tersebut mampu menambah jumlah tenaga pembina Pramuka di Sumenep, sehingga upaya memajukan gerakan Pramuka dapat berjalan lebih maksimal. Kolaborasi yang dibangun oleh SKK Migas-KEI merupakan sejarah awal, bahwa keberadaan industri migas tidak hanya memikirkan bisnis, namun hadir juga untuk kegiatan kepramukaan di kepulauan.

Karena itu, pihaknya berencana akan mendiskusikan kembali keberlanjutan program ini, mengingat tingginya kebutuhan akan pembina Pramuka di Sumenep saat ini.

”Ini adalah wujud kontribusi konkret SKK Migas-KEI kepada masyarakat di wilayah Kepulauan Sapeken, dan satu-satunya perusahaan migas yang menginisiasi KMD ini bagi guru di kepulauan,” tegasnya.

Wakil Bupati Sumenep Imam Hasyim turut memberikan apresiasi kepada SKK Migas-KEI yang telah berpartisipasi aktif dalam mendorong kemajuan Gerakan Pramuka, khususnya di wilayah Kepulauan Sapeken.

Dia menilai, melalui partisipasi tersebut, SKK Migas-KEI sebagai kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) yang beroperasi di wilayah Sumenep telah membuktikan kepedulian konkretnya terhadap masa depan bangsa melalui jalur pendidikan.

”Kami sampaikan terima kasih dan apresiasi kepada KEI yang telah mendukung gerakan Pramuka di wilayah Kepulauan Sapeken. InsyaAllah bermanfaat untuk para guru di sana,” katanya.

Imam menambahkan, dukungan tersebut menunjukkan bahwa selain berkontribusi dalam pemberdayaan sosial kemasyarakatan, KEI juga ikut berperan aktif memajukan Pramuka Sumenep.

”Ke depannya, kami berharap KKKS yang beraktivitas di Sumenep, juga bisa ikut berkontribusi untuk Pramuka,” tuturnya.

Vice President (VP) Human Capital and Support KEI Iman Santoso bersyukur dan berterima kasih kepada Pemkab Sumenep, Kwarcab Pramuka, dan para guru di sekitar wilayah operasi produksi.

Menurut Iman, penghargaan tersebut merupakan motivasi baru bagi KEI dalam merealisasikan Program Pelibatan dan pengembangan masyarakat (PPM) yang tepat sasaran untuk selalu menebar manfaat di kepulauan.

”Penghargaan ini menunjukkan bahwa aktivitas kami juga dipantau dan dirasakan langsung oleh para stakeholder. Semoga motivasi ini selalu beriringan dengan niat tulus kita bersama. Kami atas nama manajemen sangat berterima kasih atas supportnya kepada SKK Migas-KEI,” ungkap Iman.

Kepala Perwakilan SKK Migas Jabanusa Anggono Mahendrawan menegaskan, penyiapan kapasitas pendidik di wilayah terluar merupakan bagian integral dari tanggung jawab sosial industri hulu migas.

Sebab, pembangunan sumber daya manusia di wilayah kepulauan memerlukan strategi khusus yang adaptif terhadap tantangan geografis. 

”Dukungan SKK Migas dan KEI melalui penyelenggaraan KMD bagi guru-guru di Pagerungan Besar adalah komitmen nyata kami untuk memastikan pemerataan akses peningkatan kapasitas pendidik,” ungkap Anggono

Dia menambahkan, industri hulu migas berprinsip untuk tumbuh dan berkembang bersama masyarakat di sekitar wilayah operasi.

Karena itu, keberadaan operasional hulu migas di daerah juga diarahkan untuk terus memberikan kontribusi nyata dalam mendukung penguatan kapasitas SDM lokal. Salah satunya adalah melalui pembentukan karakter para tenaga pendidik.

KMD yang diselenggarakan oleh Kwarcab Pramuka Sumenep bersama SKK Migas-KEI dilaksanakan di Pagerungan Besar pada Kamis (12/2). Kegiatan itu melibatkan sejumlah tenaga pendidikan gugus depan (gudep). (*/luq)

Editor : Amin Bashiri
Kangean Energy Indonesia kei penghargaan gerakan pramuka