ASN Tak Boleh Sekadar Rajin Ceklok

Amin Bashiri • Dipublikasikan Jumat, 11 September 2026 | 08:14 WIB
RAMAH: Sekkab Agus Dwi Saputra saat berkunjung ke kantor Diskominfo Sumenep.
RAMAH: Sekkab Agus Dwi Saputra saat berkunjung ke kantor Diskominfo Sumenep.

 

SUMENEP, RadarMadura.id – Disiplin aparatur sipil negara (ASN) tidak cukup hanya diukur dari kehadiran. Pemkab Sumenep mendorong aparatur membuktikan kedisiplinan melalui tanggung jawab, pencapaian target, serta kemampuan melahirkan inovasi dalam menjalankan tugas pemerintahan.

Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Sumenep Agus Dwi Saputra mengatakan, kualitas pemerintahan sangat bergantung pada sikap dan kinerja aparatur. Karena itu, kedisiplinan ASN harus diwujudkan melalui kesungguhan dalam menyelesaikan pekerjaan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Lebih dari itu, kedisiplinan harus tercermin melalui kesungguhan dalam menyelesaikan pekerjaan, pencapaian target, serta tanggung jawab terhadap tugas yang telah diberikan, katanya saat berkunjung ke Diskominfo Sumenep.

Menurut Agus, setiap pimpinan perangkat daerah harus aktif melakukan pembinaan terhadap bawahannya. Pembinaan tidak hanya menyangkut kedisiplinan, tetapi juga kualitas pekerjaan, tanggung jawab, serta kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku.

”Disiplin bukan hanya soal kehadiran, tetapi juga bagaimana ASN melaksanakan pekerjaan dengan penuh tanggung jawab dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ucapnya.

Selain disiplin, Agus meminta ASN tidak terjebak pada pola kerja rutin. Perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat yang terus berubah menuntut aparatur mampu beradaptasi dan melahirkan gagasan baru untuk menyelesaikan berbagai persoalan pemerintahan.

Dia menilai, inovasi tidak selalu harus berupa program besar atau teknologi yang kompleks. Penyederhanaan pelayanan, pemanfaatan teknologi informasi, hingga penguatan koordinasi antar perangkat daerah juga dapat menjadi bentuk inovasi.

Kami harap budaya inovasi tumbuh di setiap perangkat daerah sehingga pekerjaan pemerintahan lebih efektif dan pelayanan kepada masyarakat semakin cepat serta responsif, ucapnya.

Meski demikian, setiap inovasi harus tetap memperhatikan aturan, efektivitas anggaran, dan kebutuhan masyarakat. Dengan demikian, inovasi tidak berhenti sebatas gagasan.Tetapi, menghasilkan manfaat nyata bagi penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik," tandasnya. (tif/han)

Editor : Amin Bashiri
sekda sumenep asn sekkab sumenep