Bappeda Sabet Penghargaan Stan Terbaik MNV 2026, Sukses Padukan Inovasi dengan Identitas Keraton

Anis Billah • Dipublikasikan Sabtu, 5 September 2026 | 22:17 WIB
PANTAU LANGSUNG: Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo bersama Kepala Bappeda Sumenep Arif Firmanto di depan stan bappeda pada acara MNV 2026 di GOR A. Yani Sumenep. (PROKOPIM UNTUK JPRM)
PANTAU LANGSUNG: Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo bersama Kepala Bappeda Sumenep Arif Firmanto di depan stan bappeda pada acara MNV 2026 di GOR A. Yani Sumenep. (PROKOPIM UNTUK JPRM)

SUMENEP, RadarMadura.id – Kreativitas Bappeda Sumenep dalam menampilkan potensi dan inovasi pembangunan daerah berbuah penghargaan. Stan bappeda dinobatkan sebagai salah satu dari enam stan terbaik dalam gelaran Madura Night Vaganza (MNV) 2026.

Penghargaan tersebut menjadi apresiasi atas konsep stan yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat. Kekompakan dan kolaborasi aparatur bappeda menjadi salah satu kunci keberhasilan tersebut.

Kepala Bappeda Sumenep Arif Firmanto mengatakan, capaian itu merupakan hasil kerja bersama seluruh aparatur. Menurutnya, penghargaan tersebut tidak lahir dari kontribusi individu semata.

"Penghargaan stan terbaik MNV bukan semata-mata hasil kerja individu, melainkan buah dari kekompakan, kreativitas, dan kolaborasi seluruh aparatur bappeda," katanya.

Arif bersyukur atas diraihnya penghargaan tersebut. Namun dia menilai, hal terpenting dari keikutsertaan bappeda dalam MNV adalah terbangunnya semangat kebersamaan dalam menyukseskan kegiatan.

Baca Juga: Pesona Sumenep Undang Jutaan Wisatawan, Kalender Event Jadi Andalan Kejar Target Dua Juta Kunjungan

Penghargaan itu pun didedikasikan kepada seluruh pegawai bappeda yang telah mencurahkan waktu, tenaga, gagasan, dan kreativitas. Capaian tersebut diharapkan menjadi pemacu untuk terus melahirkan inovasi yang berdampak terhadap pembangunan daerah.

"Stan terbaik ini bukan tujuan akhir, tetapi menjadi penyemangat untuk terus bekerja, berinovasi, dan memberikan kontribusi terbaik bagi daerah," ucapnya.

Dalam pelaksanaan MNV 2026, bappeda mengusung konsep Keraton dan Pendopo Sumenep. Konsep tersebut dipilih untuk merepresentasikan identitas, sejarah, serta kearifan lokal Kabupaten Sumenep.

Konsep budaya tersebut dipadukan dengan berbagai informasi pembangunan. Pengunjung dapat memperoleh informasi melalui infografis mengenai visi dan misi daerah, delapan program unggulan 2025–2029, capaian indikator pembangunan, RKPD, Strategi Sanitasi Kabupaten (SSK), e-Stunting, e-SAKIP, hingga program Peti Koin Bermantra.

Arif menegaskan, kreativitas yang ditampilkan dalam MNV tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial. Semangat tersebut harus diterapkan dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.

"Semangat berkreasi dan berinovasi jangan berhenti pada kegiatan seremonial. Harus dijadikan budaya dalam bekerja dan memberikan pelayanan terbaik pada masyarakat," tandasnya. (tif/yan)

Editor : Anis Billah
Madura Night Vaganza 2026 bappeda sumenep kabupaten sumenep Stan terbaik