Bapenda Sumenep  Permudah Pembayaran Pajak melalui Kanal Digital

Amin Basiri • Dipublikasikan Selasa, 1 September 2026 | 15:40 WIB
FOKUS: Kepala Bapenda Sumenep Ferdiansyah Tetrajaya saat ditemui di ruangsnnya.
FOKUS: Kepala Bapenda Sumenep Ferdiansyah Tetrajaya saat ditemui di ruangsnnya.

SUMENEP, RadarMadura.id – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumenep terus memudahkan masyarakat dalam membayar pajak daerah. Pemanfaatan teknologi digital menjadi salah satu langkah yang dilakukan untuk membuat pembayaran pajak lebih praktis dan mudah dijangkau.

Kepala Bapenda Sumenep Ferdiansyah Tetrajyaa mengatakan, masyarakat kini memiliki banyak pilihan kanal pembayaran tanpa harus datang langsung ke kantor pelayanan. Pembayaran dapat dilakukan melalui ATM, mobile banking, dompet digital atau e-wallet, hingga sejumlah kanal pembayaran elektronik lainnya.

"Untuk pembayaran pajak, masyarakat bisa memanfaatkan berbagai kanal, mulai dari ATM, mobile banking, e-wallet, dan kanal pembayaran elektronik lainnya," katanya.

Menurutnya, keberadaan beragam kanal digital tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah menyesuaikan pelayanan dengan perkembangan teknologi dan kebiasaan transaksi masyarakat. Dengan sistem pembayaran yang semakin mudah, wajib pajak memiliki lebih banyak pilihan untuk menyelesaikan kewajibannya.

Dia menuturkan, perkembangan teknologi saat ini sudah memberikan berbagai alternatif bagi masyarakat. Salah satunya terlihat dari adanya masyarakat yang memanfaatkan fasilitas pembayaran berbasis paylater untuk memenuhi kewajiban pembayaran kendaraan.

"Ini menunjukkan adanya kemajuan teknologi yang dapat memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam melakukan pembayaran," ucapnya.

Selain menyediakan berbagai pilihan kanal pembayaran, Bapenda Sumenep juga terus mendorong peningkatan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak. Sebab, penerimaan pajak daerah menjadi salah satu sumber penting untuk mendukung pembiayaan pembangunan dan penyelenggaraan pemerintahan.

Upaya tersebut dilakukan melalui kerja sama dengan sejumlah pihak. Salah satunya dengan kepolisian dalam mendorong kepatuhan masyarakat terhadap pajak kendaraan melalui sosialisasi hingga kegiatan operasi di lapangan.

Bapenda Sumenep juga mulai memperkenalkan inovasi layanan pembayaran pajak menggunakan perangkat tertentu. Saat ini, inovasi tersebut masih dalam tahap uji coba dan baru tersedia satu unit sebagai prototipe.

"Ini masih prototipe dan baru satu yang kami uji coba. Setelah berjalan dengan baik, tentu akan kami lihat pengembangannya ke depan," ucapnya.

Ferdiansyah berharap semakin mudahnya akses pembayaran dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memenuhi kewajiban perpajakan. Menurutnya, kepatuhan membayar pajak dan retribusi daerah bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan partisipasi seluruh elemen masyarakat.

"Harapan kami, pembangunan dan pemerintahan dapat berjalan dengan baik ketika seluruh elemen masyarakat ikut berpartisipasi dan taat terhadap kewajibannya

Editor : Amin Bashiri
bapenda sumenep teknologi digital pembayaran pajak