Dinsos P3A Sumenep Antar Kepulangan Nelayan yang Terdampar di Karimunjawa

Hera Marylia Damayanti • Dipublikasikan Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:25 WIB
FOKUS: Kepala Dinsos P3A Sumenep Abd. Rahman Riadi bersama Sekkab Sumenep Agus Dwi Saputra memberikan bantuan kepada Asdan di RPS Sumenep, Jumat (28/8). (DINSOS UNTUK JPRM)
FOKUS: Kepala Dinsos P3A Sumenep Abd. Rahman Riadi bersama Sekkab Sumenep Agus Dwi Saputra memberikan bantuan kepada Asdan di RPS Sumenep, Jumat (28/8). (DINSOS UNTUK JPRM)

SUMENEP, RadarMadura.id – Pemkab Sumenep memastikan kepulangan Asdan, 68, nelayan asal Dusun Manok, Desa Sonok, Kecamatan Nonggunong, yang sempat terdampar di Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.

Setelah dijemput, Asdan tiba di Sumenep dalam kondisi selamat dan kini telah dipulangkan ke keluarganya.

Kepala Dinsos P3A Sumenep Abd. Rahman Riadi mengatakan, Asdan telah berhasil dipulangkan setelah bertahan selama 11 hari di tengah laut hingga akhirnya terdampar di Pulau Karimunjawa.

Menurutnya, Asdan sempat diistirahatkan di Rumah Perlindungan Sosial (RPS) Dinsos P3A Sumenep.

"Alhamdulillah, Bapak Asdan sudah dijemput dan tiba di Kabupaten Sumenep dengan selamat. Saat ini telah dipulangkan ke keluarganya," katanya.

Rahman menuturkan, setiba di Sumenep, dirinya bersama Sekkab Agus Dwi Saputra memberikan bantuan kepada Asdan.

Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan kebutuhan korban setelah mengalami kejadian tersebut. 

"Ini sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap warga yang mengalami musibah saat melaut," tuturnya.

Sekadar diketahui, sebelumnya Asdan dilaporkan hilang setelah pergi melaut untuk mencari ikan.

Nelayan tersebut berangkat dari wilayah Dusun Manok pada Minggu (16/8) sekitar pukul 02.00 dengan menggunakan perahu bermesin. 

Namun, hingga beberapa hari Asdan belum kembali ke rumah. Keluarga dan warga pun khawatir dan melakukan pencarian.

Belakangan, tersiar kabar bahwa Asdan diketahui terbawa arus hingga akhirnya terdampar di Kepulauan Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.

Setelah keberadaannya terdeteksi, proses penjemputan dan pemulangan dilakukan hingga akhirnya yang bersangkutan dapat kembali ke Sumenep dengan selamat.

Abd. Rahman menegaskan, pemerintah daerah bersyukur proses pemulangan berjalan lancar.

"Kami bersyukur beliau bisa kembali dengan selamat. Pemerintah memberikan pendampingan dan bantuan agar kebutuhan beliau setelah kejadian ini dapat terbantu," tandasnya. (tif/yan)

Editor : Hera Marylia
Kepulauan Karimunjawa penjemputan dan pemulangan Terbawa Arus terdampar nelayan