Ramaikan Madura Culture Fest #4, Diskop UKM Perindag Buka Layanan Kejar Target UMKM Naik Kelas

Amin Basiri • Dipublikasikan Rabu, 26 Agustus 2026 | 06:56 WIB
SOLUTIF: Kepala Diskop UKM Perindag Sumenep Moh. Ramli. (sumenep.go.id)
SOLUTIF: Kepala Diskop UKM Perindag Sumenep Moh. Ramli. (sumenep.go.id)

SUMENEP, RadarMadura.id — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep kembali menghidupkan geliat ekonomi kreatif melalui Madura Culture Fest #4.

Tahun ini, Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UKM Perindag) Sumenep membuka stand pelayanan langsung di Madura Night Vaganza untuk mendekatkan urusan perizinan dan pembinaan kepada pelaku usaha.

Kegiatan yang mengusung tagline ”Ayo Naikkan Kelas Usahamu” itu digelar di GOR A. Yani, Panglegur, Sumenep, mulai 26 Agustus hingga 4 September 2026.

Selain pertunjukan budaya dan kuliner, pengunjung juga bisa mengurus berbagai kebutuhan administrasi usaha tanpa harus ke kantor.

Kepala Diskop UKM Perindag Sumenep Moh. Ramli mengatakan, kehadiran pihaknya di event budaya ini sengaja dirancang agar pelayanan lebih mudah dijangkau.

Pihaknya ingin membuktikan bahwa mengurus usaha itu bisa mudah, cepat, transparan, dan akuntabel. 

”Makanya kami hadir langsung di tengah masyarakat saat Madura Culture Fest,” ujar Ramli, Rabu (26/8). 

Ada enam layanan utama yang disiapkan Diskop UKM Perindag Sumenep di stand tersebut. Mulai dari pembuatan sertifikasi halal, pengurusan izin merek, pendampingan koperasi, surat izin pengguna pasar, surat rekomendasi JBT dan JBKP bagi usaha mikro, hingga layanan tera dan tera ulang gratis melalui program Ngopi Tenang.

Keenam layanan itu dipilih karena paling banyak dibutuhkan UMKM di Sumenep. Sertifikasi halal dan izin merek misalnya, menjadi pintu bagi produk lokal untuk masuk ke pasar modern dan ritel besar.

Sementara tera ulang alat ukur gratis membantu pedagang pasar agar transaksi lebih adil dan dipercaya pembeli.

”Jangan sampai produk kita bagus tapi terkendala administrasi. Dengan adanya stand ini, pelaku usaha mikro kecil bisa langsung konsultasi dan mengurus. Prinsip kami Bismillah Melayani, UMKM Naik Kelas,” tegasnya. 

Madura Culture Fest #4 sendiri menjadi bagian dari upaya pemkab untuk memadukan budaya, pariwisata, dan ekonomi.

Event ini diharapkan menarik wisatawan sekaligus menjadi etalase produk UMKM lokal.

Ramli menargetkan ratusan pelaku usaha bisa terbantu selama 10 hari pelaksanaan. Dia mendorong pelaku usaha di 27 kecamatan untuk memanfaatkan momentum ini.

”Pengurusan mudah, usaha maju, Sumenep berjaya. Itu harapan kami. Jangan nunggu lama, langsung datang ke stand diskop UKM perindag,” ajaknya.

Selain layanan, stand Diskop UKM Perindag Sumenep juga akan memberikan edukasi terkait legalitas usaha, kemasan, hingga akses pembiayaan.

Tim pendamping akan siaga untuk membantu pengisian berkas dan penjelasan prosedur agar tidak ada lagi UMKM yang bingung mengurus izin.

Ramli berharap Madura Culture Fest tidak hanya menjadi hiburan rakyat, tetapi juga berdampak nyata pada peningkatan kelas usaha. 

”Kalau UMKM naik kelas, otomatis perputaran ekonomi di Sumenep juga ikut naik. Mari kita ramaikan dan manfaatkan bersama,” pungkasnya. (*/luq)

Editor : Amin Basiri
Diskop UKM Perindag Sumenep Madura Culture Fest #4 event budaya