SUMENEP, RadarMadura.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep memastikan pembangunan di wilayah kepulauan dan daratan terus diarahkan secara berimbang. Mulai dari infrastruktur jalan, pendidikan, dan lainnya. Komitmen itu ditegaskan Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo.
Orang nomor satu di Sumenep itu mengatakan, kondisi geografis selama menjadi tantangan tersendiri dalam menentukan arah kebijakan pembangunan. Mengingat Kota Keris terdiri dari wilayah daratan dan kepulauan.
Sedangkan kepulauan memiliki kendala aksesibilitas dan sarana transportasi. “Makanya kondisi tersebut membutuhkan perhatian serta kebijakan yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing kepulauan,” katanya.
Menurut dia, pemerataan pembangunan menjadi bagian penting dalam menghadirkan manfaat kemerdekaan bagi seluruh masyarakat. Karena itu, Pemkab Sumenep terus memperkuat pembangunan infrastruktur dan akses dasar di kepulauan agar faktor geografis tidak menjadi penyebab kesenjangan.
“Sejak awal kami sudah berkomitmen untuk tidak membeda-bedakan pembangunan antara kepulauan dan daratan,” ujar Fauzi.
Namun Fauzi menegaskan, perhatian terhadap kepulauan bukan berarti mengurangi pembangunan di wilayah daratan. Pihaknya berupaya menjaga keseimbangan pembangunan dengan menyesuaikan program berdasarkan karakter dan kebutuhan setiap wilayah.
“Intinya harus ada kesetaraan antara kepulauan dan daratan. Selama ini pembangunan Sumenep itu bukan hanya daratan, tetapi juga kepulauan,” tandasnya. (iqb/jup)
Editor : Amin Basiri