SUMENEP, RadarMadura.id – Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI dinilai menjadi momentum untuk memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat. Direktur Utama PT BPRS Bhakti Sumekar (Perseroda) Hairil Fajar mengajak masyarakat mengisi kemerdekaan dengan kerja keras, gotong royong, inovasi, dan investasi produktif.
Hairil menyatakan, kemerdekaan tidak cukup dirayakan melalui kegiatan seremonial. Momentum ini harus dijadikan dorongan bagi masyarakat untuk melahirkan karya dan berkontribusi nyata terhadap pembangunan daerah.
”Kemerdekaan yang kita nikmati hari ini bukanlah hadiah semata, melainkan hasil dari perjuangan panjang dan pengorbanan luar biasa para pahlawan,” ujarnya.
Karena itu, generasi saat ini memiliki tanggung jawab meneruskan perjuangan para pendahulu melalui langkah yang relevan dengan tantangan zaman. Di antaranya meningkatkan produktivitas serta memperkuat kolaborasi untuk membangun ekonomi masyarakat.
”Kewajiban kita adalah mengisi kemerdekaan dengan kerja keras, inovasi, serta kolaborasi yang kuat, khususnya dalam memperkokoh fondasi ekonomi masyarakat,” tegasnya.
Dia juga mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam mengelola keuangan, terutama dalam menggunakan investasi dan pembiayaan. Menurutnya, investasi dan pembiayaan sebaiknya diarahkan untuk kegiatan produktif yang dapat meningkatkan kesejahteraan, bukan memenuhi kebutuhan konsumtif.
”Yang tidak kalah penting, jangan mengajukan pinjaman untuk kepentingan konsumtif. Namun, jadikan modal usaha untuk kesejahteraan ekonomi,” ucapnya.
Hairil mengajak pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat memperkuat sinergi agar semangat kemerdekaan menghasilkan manfaat nyata bagi daerah. ”Melalui sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat, kita bisa mewujudkan Sumenep yang lebih mandiri dan sejahtera,” tandasnya. (tif/bil)
Editor : Amin Basiri