Senandung Cinta Nabi dan Cinta Negeri Bergema di Pocang Temor

Amin Basiri • Dipublikasikan Senin, 17 Agustus 2026 | 07:33 WIB
KOMPAK: Warga Pocang Temor foto bersama Pengasuh Pondok Pesantren Tanwirul Hija Cangkreng, KH. A. Dumairi Asy’ari setelah acara Senandung Cinta Nabi dan HUT Ke-81 Republik Indonesia, Minggu (16/8) malam.
KOMPAK: Warga Pocang Temor foto bersama Pengasuh Pondok Pesantren Tanwirul Hija Cangkreng, KH. A. Dumairi Asy’ari setelah acara Senandung Cinta Nabi dan HUT Ke-81 Republik Indonesia, Minggu (16/8) malam.

SUMENEP, RadarMadura.id – Malam Senin di Taneyan Lanjang Pocang Temor, Desa Cangkreng, Kecamatan Lenteng, Sumenep, terasa berbeda. Lantunan salawat Nabi, lagu Indonesia Raya, dan mars Ya Lal Wathan menggema bersamaan, Minggu (16/8) malam.

Acara bertajuk Senandung Cinta Nabi dan HUT Ke-81 Republik Indonesia itu menjadi penutup rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Hari Kemerdekaan di kampung tersebut.

Kegiatan dipelopori Pemuda Pocang Temor (PPT). Warga memadati taneyan lanjang  setelah salat Isya untuk mengikuti doa bersama.

Perwakilan PPT, Luqman Hakim, menyebut kegiatan ini sudah menjadi agenda tahunan warga. Tujuannya sederhana namun dalam. ”Untuk mendoakan para pahlawan dan mensyukuri kemerdekaan yang sudah kita nikmati hari ini,” ujarnya saat memberi sambutan.

Tahun ini terasa lebih istimewa. Peringatan HUT RI bertepatan dengan bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW. ”Karena bertepatan, sekalian kami menggelar peringatan maulid. Jadi satu paket, cinta Nabi dan cinta Tanah Air,” lanjut Luqman.

Menurut dia, suksesnya acara tidak lepas dari kekompakan warga Pocang Temor. Gerakan pemuda disambut hangat dan mendapat dukungan penuh dari para orang tua.

GENERASI PENERUS: Anak-anak dan kaum perempuan kompak menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan mars Ya Lal Wathan dalam acara Senandung Cinta Nabi dan HUT Ke-81 Republik Indonesia, Minggu (16/8) malam.
GENERASI PENERUS: Anak-anak dan kaum perempuan kompak menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan mars Ya Lal Wathan dalam acara Senandung Cinta Nabi dan HUT Ke-81 Republik Indonesia, Minggu (16/8) malam.

Menariknya, kaum perempuan juga ambil peran besar. Para pemuda putri tidak hanya mengurusi konsumsi, tetapi juga turun langsung ke lapangan.

Mereka mengecat tembok penahan tanah di sepanjang jalan utama kampung. Tangan-tangan mereka juga yang menghias taneyan lanjang dengan lampu hias merah putih dan deretan bendera kecil.

Hasil kerja kolektif itu membuahkan hasil. RT 007 Desa Cangkreng berhasil meraih juara pertama lomba kebersihan dan pernik agustusan tingkat desa. ”Hidup perempuan,” seru Luqman disanbut tepuk tangan hadirin.

Apresiasi juga datang dari Pengasuh Pondok Pesantren Tanwirul Hija Cangkreng, KH. A. Dumairi Asy’ari. Dia memuji semangat dan soliditas PPT dalam menggerakkan kegiatan positif.

Bagi Kiai Dumairi, kegiatan seperti ini adalah bukti nyata bakti anak negeri kepada para pahlawan dan pendahulu. Ia berharap semangat itu tidak berhenti di tahun ini.

”Semoga kegiatan-kegiatan positif seperti ini terus dilanjutkan dan menjadi agenda rutin tiap tahun,” katanya dalam orasi kebangsaan.

Selain doa bersama, acara juga diisi pembagian hadiah untuk pemenang lomba yang digelar sejak beberapa hari sebelumnya. Suasana semakin meriah saat nama-nama juara diumumkan satu per satu.

APRESIASI: Penyerahan piala bergilir juara pertama lomba kebersihan dan pernik agustusan tingkat Desa Cangkreng kepada ketua RT 007.
APRESIASI: Penyerahan piala bergilir juara pertama lomba kebersihan dan pernik agustusan tingkat Desa Cangkreng kepada ketua RT 007.

Beragam lomba digelar untuk semua usia. Ada lomba balap kelereng, lomba makan kerupuk, lomba pasang sarung, lomba nyunggi talam, hingga lomba memasukkan bendera ke dalam botol.

Sejak awal Agustus, warga sudah kompak mengibarkan bendera, memasang umbul-umbul, dan bersih-bersih jalan utama. Semua dilakukan secara swadaya tanpa menunggu bantuan dari luar.

Salah seorang panitia, Busaki, menambahkan, hadiah yang diberikan bukan hanya perabot rumah tangga. Ada pula buku tulis dan buku bacaan, ditambah kuis edukatif agar acara tidak sebatas hiburan.

”Terima kasih untuk semua warga Pocang Temor. Kerja sama adalah kunci kesuksesan acara ini,” tutupnya. (luq)

Editor : Amin Basiri
kampong pocang temor sumenep HUT RI lenteng