Dongkrak Pengunjung, Disbudporapar Sumenep Maksimalkan Promosi dan Kolaborasi

Amin Basiri • Dipublikasikan Rabu, 12 Agustus 2026 | 07:12 WIB
BERSINERGI: Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Sumenep, Faruk Hanafi (enam dari kanan), bersama Wakil Bupati KH. Imam dan jajaran lainnya saat penyerahan pusaka Keraton pada momentum Haul Akbar dan Jamasan Pusaka di Pendopo Keraton Sumenep, Kamis (25/6).
BERSINERGI: Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Sumenep, Faruk Hanafi (enam dari kanan), bersama Wakil Bupati KH. Imam dan jajaran lainnya saat penyerahan pusaka Keraton pada momentum Haul Akbar dan Jamasan Pusaka di Pendopo Keraton Sumenep, Kamis (25/6).

SUMENEP, RadarMadura.id – Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Sumenep terus memaksimalkan berbagai strategi untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kota Keris.

Salah satu cara yang dipilih adalah memperkuat promosi sekaligus membangun kolaborasi dengan berbagai pihak, misalnya dengan menggandeng agen biro perjalanan atau travel.

Kepala Disbudporapar Sumenep, Faruk Hanafi, mengatakan kerja sama dengan biro travel menjadi salah satu upaya konkret untuk mendatangkan lebih banyak wisatawan. Termasuk gencar melakukan promosi melalui flyer yang memuat berbagai keunggulan destinasi wisata maupun kuliner yang dimiliki Sumenep.

"Kami bekerja sama dengan biro travel dan meningkatkan promosi melalui flyer dapat meningkatkan kunjungan wisata," katanya.

Menurut Faruk, institusinya optimistis target pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pariwisata maupun capaian kunjungan wisata dapat terealisasi hingga 100 persen. Sebab, kerja sama dengan berbagai pihak serta pembenahan sektor riil pariwisata kini terus dilakukan pemerintah daerah.

Dijelaskan, upaya tersebut dilakukan agar calon wisatawan memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai destinasi, potensi wisata, hingga kuliner yang dapat dinikmati ketika berkunjung ke Sumenep.

"Itu kami lakukan agar calon wisatawan paham dan mengerti tentang wisata dan kuliner yang dimiliki Sumenep," ucapnya.

Faruk menambahkan, peningkatan kunjungan wisatawan tidak hanya berdampak terhadap PAD. Pergerakan wisatawan juga diyakini mampu memberikan dampak berantai terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Dengan semakin banyak wisatawan yang datang, lanjut dia, aktivitas ekonomi masyarakat di sekitar destinasi wisata diharapkan ikut meningkat.

"Kami berkomitmen untuk terus melakukan pembenahan agar bisa meningkatkan kunjungan wisata sehingga nanti berdampak pada peningkatan UMKM dan menurunkan jumlah pengangguran," tandasnya. (iqb/yan)

Editor : Amin Bashiri
Disbudporapar sumenep promosi kolaborasi