SUMENEP, RadarMadura.id – Semarak peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81 terasa hingga pelosok Daerah Pemilihan (Dapil) 6 Kabupaten Sumenep.
Gerakan Le’ Mulyadi Bersatu (GLB) menggelar rangkaian lomba rakyat yang melibatkan warga dari tiga kecamatan, yakni Batang-Batang, Dungkek, dan Gapura.
Lomba semarak kemerdekaan itu digelar mulai 9 Agustus hingga 17 Agustus 2026.
Pembukaan kegiatan berlangsung meriah di Lapangan Sepak Bola Desa Jenangger, Kecamatan Batang-Batang, Minggu (9/8) siang.
Agenda ini juga dirangkai untuk menyemarakkan Hari Lahir Partai Ke-25 Demokrat.
Ratusan warga memadati lapangan sejak pagi untuk menyaksikan jalannya pembukaan.
Suasana nasionalis kian kental dengan penampilan Tari Gayatri yang dibawakan penari lokal. Tarian itu dipilih panitia sebagai bentuk pelestarian budaya di tengah momentum kemerdekaan. Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sumenep, Mulyadi, hadir langsung dan membuka acara secara resmi.
Dalam sambutannya, Mulyadi menekankan bahwa peringatan 17 Agustus bukan sekadar seremoni tahunan.
”Saya bangga sekali melihat bapak-ibu sekalian yang antusias hadir dan akan mengikuti lomba selama 9 hari ke depan. Saya juga mengapresiasi teman-teman GLB sebagai panitia yang telah bersusah payah menyukseskan acara ini,” ujarnya.
Politikus Partai Demokrat itu menambahkan, kemerdekaan adalah wujud syukur kepada Allah SWT sekaligus penghormatan kepada para syuhada.
Menurutnya, rangkaian lomba ini juga menjadi refleksi bagi kader Demokrat yang tahun ini memasuki usia 25 tahun.
”Demokrat adalah partai yang tetap eksis dan istiqamah berkontribusi positif bagi bangsa dan negara,” kata lulusan S2 Universitas Trisakti Jakarta tersebut.
Ketua Panitia Maswan merinci, ada 11 jenis lomba yang akan dipertandingkan. Mulai lomba kekinian seperti Mobile Legend, hingga lomba tradisional Agustusan seperti lari cepat, balap karung, domino, memasukkan paku ke dalam botol, sepeda lambat, tarik tambang, makan kerupuk, voli karet, nyo’on gaddhang, hingga estafet tepung. ”Alhamdulillah sejak pembukaan sudah meriah sekali. Masyarakat antusias,” tuturnya.
Puncak kegiatan akan digelar pada 17 Agustus 2026 dengan istighasah dan tasyakuran.
Melalui ajang ini, GLB berharap tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga mempererat silaturahmi, menumbuhkan semangat gotong royong, dan memperkuat nasionalisme warga dapil 6. (via/luq)
Editor : Amin Basiri