Pemkab Sumenep Minta Perusahaan Rokok Tak Tinggalkan Produksi SKT

Amin Basiri • Dipublikasikan Senin, 10 Agustus 2026 | 08:02 WIB
MENGAMATI: Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo bersama jajaran forkopimda saat melihat langsung pembuatan rokok di PR Bumitama Blamangan, Desa Lenteng Barat, Kecamatan Lenteng, Rabu (29/7)
MENGAMATI: Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo bersama jajaran forkopimda saat melihat langsung pembuatan rokok di PR Bumitama Blamangan, Desa Lenteng Barat, Kecamatan Lenteng, Rabu (29/7)

 

GANDING, RadarMadura.id – Pemkab Sumenep menekankan perusahaan rokok agar tidak meninggalkan produksi Sigaret Kretek Tangan (SKT). Keberadaannya dinilai memiliki dampak besar terhadap perekonomian masyarakat, khususnya dalam hal penyerapan tenaga kerja.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menyampaikan, perusahaan rokok diharapkan terus mengembangkan produksi SKT di tengah perkembangan industri hasil tembakau. Menurutnya, produksi SKT memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan dengan produksi rokok menggunakan mesin.

Proses produksinya membutuhkan banyak tenaga kerja sehingga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. "Perusahaan rokok jangan sampai meninggalkan produksi SKT. Justru harus terus dikembangkan karena produksinya membutuhkan banyak tenaga kerja," katanya.

Fauzi menyampaikan, penyerapan tenaga kerja menjadi salah satu manfaat penting yang dapat dirasakan masyarakat dari keberlangsungan produksi SKT. Semakin berkembang produksi, semakin besar pula peluang masyarakat untuk mendapatkan pekerjaan.

"Selama ini keberadaan perusahaan rokok sudah sangat membantu dalam penyerapan tenaga kerja," ucapnya.

Pemkab Sumenep berharap perusahaan rokok tetap memperhatikan keberadaan produksi SKT.

Dengan demikian, keberlangsungan industri hasil tembakau tidak hanya berdampak terhadap sektor usaha, tetapi juga mampu memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.

"Produksi SKT memberikan manfaat langsung melalui penyerapan tenaga kerja. Karena itu, keberadaannya perlu tetap dijaga dan dikembangkan," imbuh Fauzi. (iqb/yan)

Editor : Amin Basiri
perusahaan rokok pemkab sumenep SKT