Program P2K2 Dorong KPM PKH Segera Graduasi

Amin Basiri • Dipublikasikan Jumat, 7 Agustus 2026 | 07:42 WIB
RAMAH: Ansari saat mengisi kegiatan di Desa Tanjung, Kecamatan Pademawu, Rabu (5/8)
RAMAH: Ansari saat mengisi kegiatan di Desa Tanjung, Kecamatan Pademawu, Rabu (5/8)

PADEMAWU, RadarMadura.id – Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) terus didorong segera graduasi atau keluar dari kepesertaan bantuan sosial.

Itu dilakukan di antaranya dengan penguatan kapasitas keluarga untuk mewujudkan kemandirian ekonomi.

Upaya tersebut dilakukan melalui Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2).

Peserta dibekali materi tentang pendidikan anak, pola pengasuhan, kesehatan keluarga, hingga pengelolaan ekonomi rumah tangga. 

Koordinator PKH Wilayah VI Jawa Timur Hanafi mengatakan, P2K2 merupakan bagian penting dari proses pendampingan KPM.

Tujuannya, membentuk keluarga yang lebih mandiri dan siap keluar dari program bantuan.

Selain penguatan kapasitas keluarga, peserta juga mendapat sosialisasi Program Sekolah Rakyat.

Program tersebut ditujukan bagi anak-anak keluarga miskin dan miskin ekstrem agar memperoleh akses pendidikan yang lebih baik.

”Pendampingan ini diharapkan mampu mendorong KPM menjadi lebih mandiri sehingga dapat melakukan graduasi dari Program Keluarga Harapan,” ujarnya.

Anggota Komisi VIII DPR RI Ansari menilai, keluarga memegang peran penting dalam mencetak generasi yang berkualitas.

Karena itu, pendidikan anak harus menjadi prioritas yang didukung pola pengasuhan dan pengelolaan ekonomi keluarga.

”Pendidikan adalah investasi terbaik bagi keluarga. Mari manfaatkan P2K2 untuk membangun masa depan anak-anak kita,” kata politikus Partai PDI Perjuangan itu.

Ansari berharap, melalui pendampingan yang berkelanjutan, semakin banyak KPM yang sejahtera. Dengan begitu, ketergantungan terhadap bantuan sosial dapat terus ditekan. (afg/bil)

Editor : Amin Basiri
P2K2 sumenep KPM PKH