Syaiful Bahri, Dosen UPI Sumenep Raih Gelar Doktor dengan IPK Sempurna 4,00

Amin Basiri • Dipublikasikan Kamis, 6 Agustus 2026 | 11:36 WIB
Syaiful Bahri berfoto usai sidang promosi doktor program Pascasarjana di Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Singaraja, Bali, Rabu (5/8)
Syaiful Bahri berfoto usai sidang promosi doktor program Pascasarjana di Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Singaraja, Bali, Rabu (5/8)

SUMENEP, RadarMadura.id – Dosen Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas PGRI Sumenep, Syaiful Bahri, resmi menyandang gelar doktor.

Gelar itu diraih setelah lulus dengan predikat pujian dan meraih indeks prestasi kumulatif (IPK) sempurna 4,00 pada Ujian Terbuka Sidang Promosi Doktor Program Pascasarjana Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Singaraja, Bali, Rabu (5/8).

Keberhasilan tersebut diraih setelah Syaiful Bahri mempertahankan disertasi berjudul Pengembangan LKPD Membaca Menggunakan SQ4R Berbasis Aplikasi Smart Literation untuk Meningkatkan Hasil Belajar Membaca Siswa Fase C.

Dewan penguji menyatakan seluruh persyaratan akademik telah dipenuhi sehingga dia dinyatakan layak menyandang gelar doktor.

Dalam penelitiannya, Syaiful mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis metode SQ4R (survey, question, read, reflect, recite, dan review) yang dipadukan dengan aplikasi Smart Literation.

Model pembelajaran tersebut dirancang untuk meningkatkan kemampuan membaca peserta didik melalui tahapan yang sistematis, interaktif, dan memanfaatkan teknologi digital.

”Alhamdulillah, capaian ini merupakan amanah sekaligus motivasi untuk terus berkarya di bidang pendidikan. Saya berharap hasil penelitian ini tidak berhenti sebagai disertasi, tetapi dapat diterapkan oleh guru-guru sekolah dasar untuk memperkuat budaya literasi dan meningkatkan kemampuan membaca peserta didik melalui pemanfaatan teknologi,” ujar Syaiful Bahri usai sidang.

Menurut Syaiful, pengembangan smart literation lahir dari kebutuhan menghadirkan media pembelajaran yang mampu mengintegrasikan strategi membaca yang efektif dengan teknologi digital.

Dengan cara itu pembelajaran menjadi lebih menarik dan berdampak pada peningkatan hasil belajar siswa.

Pada sidang promosi, Syaiful memaparkan proses pengembangan produk, landasan teori, metode penelitian, hingga hasil uji efektivitas aplikasi Smart Literation.

Dia juga menjawab berbagai pertanyaan dan masukan dari dewan penguji sebelum akhirnya dinyatakan lulus dengan predikat tertinggi.

Sidang promosi dipimpin Ketua Dewan Penguji Prof Dr I Nyoman Jampel, M.Pd., bersama sembilan anggota dewan penguji yang terdiri atas sekretaris, koordinator program studi, promotor, ko-promotor, serta penguji internal.

Kelulusan tersebut ditetapkan melalui Surat Keputusan Direktur Program Pascasarjana Universitas Pendidikan Ganesha Nomor 4702/UN48.14/PK.04.01/2026 tertanggal 5 Agustus 2026.

Sebagai dosen tetap PGSD Universitas PGRI Sumenep, Syaiful selama ini menaruh perhatian pada pengembangan pembelajaran literasi di sekolah dasar.

Penelitian doktornya diharapkan dapat menjadi alternatif bagi guru dalam meningkatkan kemampuan membaca siswa melalui pemanfaatan media pembelajaran digital.

Capaian IPK sempurna itu sekaligus menjadi kebanggaan bagi UPI Sumenep. Keberhasilan tersebut dinilai mencerminkan komitmen perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat budaya riset, serta menghasilkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan dunia pendidikan. 

”Ini kebanggaan bagi kami. Semoga bisa memicu dosen lain untuk menghasilkan karya yang berdampak langsung ke sekolah,” ujar Rektor UPI Sumenep Asmoni. (*/luq)

Editor : Amin Basiri
smart literation sidang promosi doktor undiksha dosen UPI Sumenep