SUMENEP, RadarMadura.id – Empat korban kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 yang sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Islam (RSI) Kalianget, Sumenep, akhirnya dipulangkan ke Posko Pusat Tanjung Perak, Surabaya, pada Selasa (4/8) malam.
Keempat korban dinyatakan membaik setelah mendapatkan penanganan medis.
Mereka diperbolehkan meninggalkan rumah sakit untuk mendapatkan pendampingan di Posko Pusat Tanjung Perak.
Empat korban tersebut terdiri dari dua penumpang, yakni Dwiputro Suryo Setyoadi dan Edi Mulyadi.
Kemudian dua anak buah kapal (ABK), Muhammad Disty Ibnu Pratama dan Andi.
Humas RSI Kalianget Yanti Ariyatin mengatakan, seluruh korban telah mendapat persetujuan dari dokter untuk meninggalkan rumah sakit.
Bahkan, tiga korban sebenarnya sudah dinyatakan boleh pulang sehari sebelumnya.
”Namun berdasarkan hasil koordinasi dengan Polresta Sumenep, diminta pulang secara bersamaan,” katanya.
Setelah dinyatakan boleh pulang, keempat korban kemudian dijemput untuk diberangkatkan menuju Posko Pusat Tanjung Perak, Surabaya.
Pemulangan tersebut dilakukan untuk melanjutkan proses penanganan dan pendampingan korban pasca kebakaran.
”Mereka dijemput oleh Basarnas dibawa ke posko di Surabaya,” ucapnya.
Terpisah, Manajer Pelayanan RSI Kalianget Niki Yulianti mengatakan, para korban hanya mengalami luka ringan, mual, dan dehidrasi.
Baca Juga: Ratusan Dapur MBG Tidak Kantongi Sertifikat Halal, Satgas Didesak Bersikap Tegas
Tidak ditemukan cedera serius, hanya luka ringan dan perlu terapi kecil seperti gangguan di perut, mual misalnya.
Kondisi tersebut diduga akibat korban terlalu lama berada di laut setelah melompat dari kapal dan menunggu bantuan datang.
”Penyebabnya karena mereka kelamaan di air. Mereka ini yang lompat. Mereka terombang-ambing di laut sekitar dua jam sambil menunggu bantuan datang. Ada yang dehidrasi juga,” jelasnya.
Sementara itu, Kapolresta Sumenep Kombes Pol Ariek Indra Sentanu menyampaikan, proses pemberangkatan dilakukan setelah pihaknya berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait.
Hal itu dilakukan untuk memastikan kondisi korban dan kelengkapan administrasi sebelum meninggalkan Sumenep.
”Kami memastikan seluruh proses pemberangkatan korban berjalan dengan baik. Koordinasi dilakukan bersama seluruh instansi terkait agar para korban dapat kembali ke Posko Pusat Tanjung Perak, Surabaya, dengan aman serta memperoleh pendampingan yang dibutuhkan,” tegasnya.
Sebelumnya, 10 korban kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 dievakuasi ke Kabupaten Sumenep.
Empat korban di antaranya harus mendapatkan perawatan medis di RSI Kalianget, sedangkan enam korban lainnya langsung diberangkatkan menuju Surabaya. (tif/han)
Editor : Hera Marylia Damayanti