SUMENEP, RadarMadura.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep memastikan korban kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 mendapat pelayanan kesehatan secara maksimal. Hal itu disampaikan Wakil Bupati Sumenep KH Imam Hasyim saat mengunjungi korban yang dirawat di Rumah Sakit Islam (RSI) Kalianget, Senin (3/8).
Wabup Sumenep melihat langsung kondisi para korban sekaligus memastikan kebutuhan medis mereka terpenuhi. Pemkab Sumenep juga memastikan bahwa korban mendapatkan penanganan secara cepat, tepat, dan profesional.
”Kami ingin memastikan seluruh korban memperoleh pelayanan kesehatan secara optimal dalam penanganan medis yang cepat, tepat, dan sesuai dengan kebutuhannya,” kata Wabub Imam saat ditemui di RSI Kalianget.
Wabup Imam Hasyim menyapa para korban satu per satu. Dia juga berdialog dan memberikan dukungan moril agar korban tetap tabah serta segera pulih sehingga bisa kembali berkumpul dengan keluarga dan menjalani aktivitas seperti biasa. Wabup juga meminta jajaran RSI Kalianget dan tenaga kesehatan untuk mengupdate perkembangan kondisi pasien.
Menurutnya, keselamatan dan kesehatan masyarakat menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah. Karena itu, pihaknya terus memantau perkembangan kondisi korban selama menjalani perawatan di fasilitas kesehatan.
”Pemerintah Kabupaten Sumenep berkomitmen memantau perkembangan kondisi para korban, sebagai wujud hadirnya pemerintah di tengah masyarakat yang sedang menghadapi musibah,” ujarnya.
Selain itu, Pemkab Sumenep terus berkoordinasi dengan instansi terkait dalam penanganan insiden KM Mutiara Sentosa 2. Terutama dalam proses pencarian dan penanganan terhadap korban yang belum ditemukan.
”Yang jelas, seluruh instansi terkait tetap melakukan proses pencarian terhadap korban KMP Mutiara Sentosa 2. Semoga seluruh upaya yang dilakukan bisa membuahkan hasil terbaik,” harapnya.
Sebelumnya, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menerima kunjungan Menteri Perhubungan (Menhub) RI Dudy Purwaghandi di kediamannya, Desa Torbang, Batuan, pada Minggu (2/8) malam. Pertemuan itu merupakan bagian dari penguatan koordinasi penanganan musibah yang terjadi di perairan Sumenep.
Bupati Fauzi menyatakan, pihaknya telah mengambil langkah darurat begitu mendapat informasi terjadinya kebakaran kapal. Semua potensi yang dimiliki daerah dikerahkan untuk mempercepat proses penyelamatan korban.
Menurutnya, perangkat daerah berkerja bersama TNI, Polri, Basarnas, tenaga kesehatan, relawan dan unsur maritim agar setiap korban mendapatkan pertolongan secepat mungkin. ”Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam setiap langkah yang kami ambil,” tegasnya.
Dia menyatakan, penanganan musibah tersebut tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Karena itu, koordinasi lintas sektor terus diperkuat agar proses pencarian, evakuasi, dan pelayanan kepada korban maupun keluarganya berjalan maksimal.
”Kami harap semua korban yang masih dalam pencarian segera ditemukan dan keluarga yang terdampak diberikan kekuatan menghadapi musibah ini,” harapnya.
Terpisah, Menhub RI Dudy Purwadandhi mengapresiasi respon cepat Pemkab Sumenep. Menurutnya, kesiapsiagaan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam mempercepat penanganan korban.
”Sinergi seperti ini sangat penting untuk mempercepat penanganan korban dan memberikan rasa aman kepada masyarakat,” tandasnya. (tif/bil)
Editor : Amin Basiri