SUMENEP, RadarMadura.id – Yayasan Raudlatul Ulum Ar-Rahimy Sendir, Lenteng, Sumenep, menggelar kegiatan ”Kick Off Motivasi Belajar 2026” pada (2/8).
Acara bertema ”Menumbuhkan Motivasi Belajar Anak dengan Sentuhan Dongeng” ini sengaja dikemas berbeda agar anak-anak kembali menemukan semangat belajar melalui cerita.
Ketua Yayasan Raudlatul Ulum Ar-Rahimy Moh. Ali Muhsin mengatakan, kegiatan ini menjadi pembuka rangkaian program pendidikan karakter yayasan sepanjang 2026. Dia menilai motivasi belajar anak saat ini tidak bisa hanya mengandalkan metode konvensional di kelas.
”Dongeng bukan sekadar cerita, tapi jembatan hati untuk menyalakan semangat belajar anak,” ujar Muhsin. Menurut dia, melalui dongeng nilai-nilai kebaikan, kerja keras, dan rasa ingin tahu bisa ditanamkan dengan cara yang menyenangkan.
Kegiatan yang digelar di Aula Raudlatul Ulum Sendir ini dimulai pukul 08.00 WIB hingga selesai. Sebagai pengisi utama, yayasan menghadirkan Kak Avan, seorang pendongeng inspiratif. Dengan gaya interaktif dan penuh humor, Kak Avan membawakan dongeng-dongeng yang mengajak anak berpikir kritis sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri.
Muhsin menjelaskan ada empat hal utama yang ingin dicapai dalam kegiatan ini. Pertama, memberikan pengalaman dongeng yang seru dan inspiratif. Kedua, menumbuhkan motivasi belajar untuk anak. Ketiga, menciptakan suasana interaktif dan menyenangkan. Keempat, melibatkan tiga pilar pendidikan, yakni anak, orang tua, dan guru.
”Karena motivasi anak tidak akan tumbuh jika hanya dari sekolah. Harus ada dukungan dari rumah dan lingkungan,” tegasnya. Dia berharap orang tua bisa belajar cara mendongeng yang mendidik agar bisa diterapkan di rumah.
Yayasan Raudlatul Ulum Ar-Rahimy secara konsisten mendorong pendidikan berbasis karakter dan kearifan lokal. Program motivasi belajar ini menjadi salah satu ikhtiar agar anak didik tidak kehilangan semangat di tengah derasnya pengaruh gawai.
”Mari kita mulai tahun ajaran baru dengan semangat baru,” ajaknya.
Pada kesempatan itu, Kak Avan bersama Kia mengajak adik-adik PAUD semangat belajar dan tidak menghabiskan waktu dengan main HP. Kak Avan bersama Kia juga mendorong mereka rajin beribadah.
”Bangun tidur dan baca doa, lalu berwudu untuk salat Subuh,” kata Kak Avan diikuti anggukan kepala Kia. (luq)
Editor : Amin Basiri