SUMENEP, RadarMadura.id – Kualitas bangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Pangarangan, Kecamatan Sumenep, menjadi sorotan.
Bangunannya diduga dikerjakan asal-alasan. Indikasinya, sebagian konstruksi mengalami kerusakan sebelum difungsikan.
Kerusakan terlihat pada bagian plafon teras depan bangunan KDMP.
Beberapa lembar plafon terlihat terlepas dari rangkanya. Kondisi ini mengundang perhatian warga yang melintas di sekitar lokasi.
Mereka mempertanyakan mutu pekerjaan proyek karena rusak tidak lama setelah pembangunan rampung.
Warga sekitar yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan mengaku kecewa melihat kondisi bangunan tersebut.
Menurutnya, jika pekerjaan dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis, seharusnya kerusakan tidak terjadi karena bangunan baru selesai dikerjakan.
”Padahal ini bangunannya baru saja selesai pekerjaannya. Tapi, kok plafonnya sudah lepas ya,” sesalnya.
Pria berbadan tinggi itu mempertanyakan pengawasan yang dilakukan TNI.
Sebab, selama proses pembangunan berlangsung, proyek tersebut diawasi secara ketat oleh TNI.
Dirinya berharap kerusakan tersebut segera mendapat perhatian agar tidak menimbulkan kerusakan yang lebih parah.
Dia juga mendorong pihak terkait melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap bangunan, termasuk memastikan seluruh pekerjaan telah sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan.
”Padahal saat proses pembangunan diawasi langsung oleh TNI,” tuturnya.
Terpisah, Komandan Kodim (Dandim) 0827/Sumenep Letkol Infantri Citra Persada mengaku belum mengetahui kerusakan plafon di KDMP Pangarangan tersebut.
Namun, dia berjanji akan segera menindaklanjuti informasi terkait kondisi bangunan itu.
Menurutnya, setiap laporan yang masuk akan dilakukan pengecekan di lapangan.
”Terima kasih atas informasinya. Laporan segera kami tindak lanjuti dengan pengecekan dan perbaikan,” janjinya. (iqb/bil)
Editor : Hera Marylia Damayanti