SUMENEP, RadarMadura.id – Kapal penumpang KM Mutiara Sentosa 2 yang melayani rute Surabaya–Makassar dilaporkan terbakar di perairan utara Kabupaten Sumenep, Minggu (2/8).
Saat kejadian, kapal mengangkut sekitar 271 penumpang.
Informasi awal yang diterima Basarnas menyebutkan, kebakaran terjadi sekitar pukul 06.00 hingga 07.00.
Laporan dari pihak PT Atosim Lampung Pelayaran diterima Basarnas pada pukul 08.25 setelah perusahaan memperoleh informasi dari nakhoda kapal.
Baca Juga: Menanti Tangan Dingin Pemerintah, Mengurai Simpul ‘Abadi’ Kemacetan Trans Madura
Setelah menyampaikan laporan awal, nakhoda tidak dapat dihubungi.
Kasihumas Polresta Sumenep Ipda Ach. Putrawardana mengatakan, proses evakuasi terhadap para penumpang langsung dilakukan oleh kapal lain yang melintas setelah menerima informasi insiden tersebut.
Evakuasi dilakukan oleh KM Meratus Project 3 bersama TB Hasnur 26 dan beberapa kapal lain yang berada di sekitar lokasi.
”Hingga saat ini (2/8) proses penyelamatan masih berlangsung,” kata Ipda Ardan.
Informasi dari SROP Kalianget melalui komunikasi radio maritim, posisi KM Mutiara Sentosa 2 berada di perairan utara Sumenep.
Selama proses penyelamatan berlangsung, para penumpang dilaporkan berkumpul di bagian haluan dan anjungan kapal.
Sebagian lainnya telah terjun ke laut menggunakan alat keselamatan berupa jaket pelampung dan sekoci.
Ipda Ardan mengutarakan, Kapolresta Sumenep langsung menuju Pelabuhan Kalianget untuk memantau penanganan kejadian sekaligus mengoordinasikan langkah-langkah darurat.
”Kapolresta telah memerintahkan Kabagops dan Kasat Samapta membangun posko terpadu di Pelabuhan Kalianget beserta sarana dan prasarananya guna mendukung proses penanganan,” tuturnya.
Selain itu, Kasatpolair diperintahkan berkoordinasi dengan Basarnas, KSOP Kalianget, serta masyarakat untuk melakukan mitigasi dan memastikan tidak ada warga yang mendekati lokasi.
Polresta Sumenep juga menginstruksikan Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) berkoordinasi dengan sejumlah rumah sakit di Kabupaten Sumenep.
Dia meminta RSUD dr Moh. Anwar, RSI Garam Kalianget, dan BHC Sumenep, bersiap memberikan penanganan medis apabila terdapat korban yang berhasil dievakuasi.
Informasi terakhir yang diterima koran ini pukul 15.30 WIB. Total korban yang telah dievakuasi tercatat sebanyak 230 orang. Perinciannya, 225 orang selamat dan 5 orang meninggal dunia.
Korban dievakuasi oleh sejumlah kapal. Meratus Project 3 mengevakuasi 13 penumpang selamat dan 1 meninggal dunia, Meratus Pematang Siantar membawa 109 orang selamat dan 2 meninggal dunia, serta Prakarsa Mas membawa 7 penumpang selamat.
Selain itu, TB Hasnur 26 mengevakuasi 65 orang selamat dan 1 meninggal dunia, Transko Arafura membawa 17 penumpang selamat.
Lalu SC Aila 17 mengevakuasi 7 penumpang selamat, Aicon Daniel membawa 1 orang meninggal dunia, dan Selaras Emas, membawa 7 orang selamat.
Berdasarkan data manifes, jumlah penumpang tercatat 232 orang, ditambah 26 anak buah kapal (ABK) dan 13 ABK lainnya, sehingga total dalam manifes mencapai 271 orang.
Pantauan di lapangan, ratusan petugas yang terdiri dari TNI, Polri, BPBD, Basarnas, BMKG, unsur Pemkab Sumenep, serta petugas kesehatan lengkap dengan puluhan ambulans disiagakan di Pelabuhan Kalianget untuk mengevakuasi korban KM Mutiara Sentosa 2. (tif/bil)
Editor : Hera Marylia Damayanti