SUMENEP, RadarMadura.id – Pemerintah Kabupaten Sumenep kembali mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk kesembilan kalinya secara berturut-turut.
Capaian tersebut menjadi bukti konsistensi pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang tertib, transparan, dan akuntabel.
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sumenep Didik Wahyudi mengatakan, keberhasilan mempertahankan opini WTP tidak lepas dari sinergi seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).
Menurutnya, penyusunan laporan keuangan yang berkualitas membutuhkan komitmen dan konsistensi semua pihak yang terlibat dalam pengelolaan keuangan daerah.
"WTP ini merupakan hasil kerja bersama seluruh OPD. Karena itu, kami menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berkomitmen menjaga tertib administrasi dan kualitas laporan keuangan daerah," ujarnya.
Didik menegaskan, raihan WTP sembilan kali berturut-turut menjadi motivasi bagi BKAD bersama seluruh OPD untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah.
BKAD akan terus mendorong setiap perangkat daerah agar semakin tertib dalam penatausahaan keuangan.
Menurut dia, seluruh tahapan pengelolaan keuangan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan, harus dilakukan sesuai ketentuan.
Dengan demikian, setiap penggunaan anggaran dapat dipertanggungjawabkan secara transparan dan akuntabel.
Selain memperkuat tertib administrasi, BKAD juga terus meningkatkan koordinasi dengan seluruh OPD.
Pembinaan dan pendampingan dilakukan secara berkelanjutan agar setiap proses pengelolaan keuangan berjalan sesuai regulasi dan standar yang berlaku.
"Yang paling penting ke depan adalah bagaimana kita mempertahankan sekaligus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan. Jangan sampai WTP hanya menjadi target, tetapi harus menjadi budaya kerja dalam mewujudkan pemerintahan yang akuntabel," jelasnya.
Dia menambahkan, komitmen tersebut juga diarahkan agar pengelolaan keuangan daerah mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dengan tata kelola keuangan yang semakin baik, anggaran daerah diharapkan dapat mendukung pelaksanaan program pembangunan serta meningkatkan kualitas pelayanan publik secara optimal.
"Kami berkomitmen menjadikan raihan WTP sebagai pijakan untuk terus berbenah. Sinergi dengan seluruh OPD akan diperkuat sehingga kualitas laporan keuangan dan akuntabilitas pengelolaan APBD dapat terus dipertahankan, sekaligus mendukung terwujudnya pembangunan Sumenep yang berkelanjutan," tandasnya. (tif/han)
Editor : Amin Basiri