Dinsos P3A Sumenep Sukseskan Penyaluran BLT DBHCHT 2026, Bupati Fauzi Pastikan Bantuan untuk Buruh Tembakau Tepat Sasaran

Amin Basiri • Dipublikasikan Kamis, 30 Juli 2026 | 09:56 WIB
KOMPAK: Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo (tengah) bersama Kepala Dinsos P3A Sumenep Abd Rahman Riadi dan  bersama buruh pabrik dan buruh tani tembakau saat penyaluran BLT DBHCHT di PR. Bumitama Blambangan Kecamatan Lenteng, Rabu (29/7). 
KOMPAK: Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo (tengah) bersama Kepala Dinsos P3A Sumenep Abd Rahman Riadi dan bersama buruh pabrik dan buruh tani tembakau saat penyaluran BLT DBHCHT di PR. Bumitama Blambangan Kecamatan Lenteng, Rabu (29/7). 

SUMENEP, RadarMadura.id – Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Sumenep menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) kepada buruh pabrik tembakau dan buruh tani tembakau, kemarin (29/7).

Penyaluran secara simbolis yang digelar di PR Bumitama, Desa Blambangan, Kecamatan Lenteng, itu dihadiri langsung Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo. Jajaran Forkopimda juga turut hadir.

Proses penyaluran dilakukan secara transparan dan diberikan kepada buruh pabrik tembakau serta buruh tani tembakau yang benar-benar membutuhkan.

Tahun ini disediakan anggaran sebesar Rp 2.340.000.000 untuk 2.600 penerima BLT DBHCHT 2026.

Rinciannya, sebanyak 968 buruh tani tembakau yang tersebar di 30 desa. Kemudian, 1.632 buruh pabrik tembakau yang tersebar di 61 perusahaan rokok (PR) di Kabupaten Sumenep. Setiap penerima mendapatkan bantuan tunai sebesar Rp 900.000.

Kepala Dinsos P3A Sumenep Abd. Rahman Riadi mengatakan, penyaluran BLT DBHCHT bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya buruh tani tembakau dan buruh pabrik tembakau. Terutama mereka yang memiliki keterbatasan ekonomi.

"Ini sebagai bentuk kepedulian pemerintah kepada buruh tani tembakau dan buruh pabrik tembakau. Penyalurannya dipastikan sudah tepat sasaran karena melalui proses pendataan sebelumnya," katanya.

Rahman menambahkan, bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban ekonomi para buruh tani tembakau dan buruh pabrik tembakau.

Karena itu, para penerima diminta memanfaatkan bantuan secara bijaksana untuk memenuhi kebutuhan keluarga, biaya pendidikan anak, maupun kebutuhan produktif lainnya yang dapat meningkatkan kualitas hidup.

"Semoga BLT DBHCHT ini bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat," imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, buruh pabrik tembakau dan buruh tani tembakau memiliki peran strategis dalam menjaga keberlangsungan industri tembakau yang selama ini menjadi salah satu penopang perekonomian daerah. Karena itu, pemerintah hadir melalui program BLT DBHCHT.

"Para buruh pabrik tembakau dan buruh tani tembakau telah memberikan kontribusi nyata terhadap perekonomian daerah. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban kebutuhan sehari-hari sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga mereka," katanya. (iqb/han)

Editor : Amin Basiri
sumenep bantuan BLT DBHCHT