Bappeda Siapkan Ekonomi Kreatif sebagai Mesin Pertumbuhan Baru

Amin Basiri • Dipublikasikan Rabu, 29 Juli 2026 | 10:16 WIB
Arif Firmanto (Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Sumenep)
Arif Firmanto (Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Sumenep)

SUMENEP, RadarMadura.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) terus melakukan pemetaan potensi ekonomi kreatif.

Langkah tersebut diproyeksikan menjadi salah satu upaya menciptakan sumber pertumbuhan ekonomi baru sekaligus memperluas kesempatan kerja bagi generasi muda.

Pemerintah menilai sektor tersebut memiliki prospek besar untuk dikembangkan.

Sebab, mampu mendorong lahirnya pelaku usaha baru berbasis kreativitas dan inovasi. Dengan demikian, perekonomian Sumenep diyakini akan terus tumbuh.

Kepala Bappeda Sumenep Arif Firmanto mengatakan, banyak subsektor ekonomi kreatif yang selama ini menjadi perhatian.

Mulai teknologi informasi, kuliner, kerajinan, seni, hingga budaya. Potensi tersebut terus berkembang di tengah masyarakat dan perlu didukung melalui kebijakan yang tepat.

"Agar keberadaannya mampu memberikan kontribusi terhadap perekonomian daerah," katanya.

Arif menegaskan, pemerintah tidak cukup hanya berperan sebagai regulator, melainkan juga harus mampu menghadirkan ruang yang dapat mendorong tumbuhnya inovasi.

Dengan demikian, generasi muda memiliki kesempatan mengembangkan ide kreatif menjadi usaha yang produktif.

"Anak-anak muda di Sumenep jangan hanya menjadi penonton dalam pembangunan. Mereka harus menjadi pelaku utama melalui kreativitas dan inovasi yang dimiliki," ujarnya.

Menurut dia, pengembangan ekonomi kreatif dipandang sebagai salah satu solusi untuk membuka peluang usaha sekaligus menyerap tenaga kerja muda.

Karena itu, Bappeda mendorong pengembangan ekonomi kreatif tidak hanya terpusat di wilayah daratan, tetapi juga menjangkau kawasan kepulauan.

Setiap daerah diharapkan mampu mengoptimalkan potensi lokal sesuai karakteristik dan sumber daya yang dimiliki.

Dengan begitu, manfaat pembangunan dapat dirasakan secara lebih merata.

"Investasi terbaik bagi daerah adalah memberi kesempatan kepada pemuda untuk berkreasi dan membangun daerahnya sendiri," tandasnya. (iqb/han)

Editor : Amin Basiri
bappeda sumenep ekonomi kreatif