Bupati Fauzi Ajak Generasi Muda Jaga Warisan Leluhur Lewat Kegiatan Festival Macapat 2026

Amin Basiri • Dipublikasikan Selasa, 28 Juli 2026 | 13:16 WIB
MERAKYAT: Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo saat mengunjungi Sekolah Dasar Katolik (SDK) Sang Timur, Desa Pabian Kecamatan Kota beberapa waktu lalu.
MERAKYAT: Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo saat mengunjungi Sekolah Dasar Katolik (SDK) Sang Timur, Desa Pabian Kecamatan Kota beberapa waktu lalu.

SUMENEP, RadarMadura.id -  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep terus berupaya menjaga kelestarian budaya lokal.

Tujuannya, untuk mempertahankan eksistensi seni tutur warisan leluhur agar tidak hilang di tengah derasnya arus modernisasi. 

Salah satunya melalui kegiatan Festival Macapat 2026 yang digelar Lapangan Kesenian Gotong Royong, Jumat (24/7). 

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menyatakan, seni macapat merupakan salah satu warisan budaya yang memiliki nilai sejarah, moral, hingga spiritual.

Karena itu, keberadaannya harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi penerus.

Sumenep sangat kaya akan warisan tradisi, seni, dan budaya. Salah satu warisan yang wajib kita jaga bersama adalah seni macapat, katanya.

Orang nomor satu di Kota Keris itu menyebut seni macapat bukan sekadar menjadi pertunjukan seni tradisional.

Di setiap bait tembangnya terkandung tuntunan hidup, nilai moral, spiritual, serta falsafah hidup masyarakat Sumenep yang sangat mendalam.

”Macapat bukan sekadar tontonan atau hiburan semata, tapi kesenian yang perlu kita jaga, imbuhnya.

Festival Macapat memiliki tiga tujuan utama. Yakni, mempererat silaturahmi antar pelestari macapat lintas generasi dan meningkatkan edukasi masyarakat terhadap seni tradisional.

Serta, memperkuat identitas Kabupaten Sumenep sebagai daerah yang tetap menjaga nilai-nilai budaya di tengah perkembangan zaman.

Kami memgapresiasi seluruh pihak yang peduli terhadap budaya lokal hingga tetap terjaga sampai sekarang keberadaannya, sambung bupati dua periode tersebut.

Pihaknya berharap festival macapat tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan.

Tetapi, keberadaannya diharapkan mampu membangkitkan kecintaan generasi muda terhadap budaya daerah.

Jangan sampai punah. Mari kita lestarikan bersama agar budaya tradisional ini tetap diketahui dan diwariskan kepada generasi berikutnya, pungkasnya. (iqb/jup)

Editor : Amin Basiri
festival macapat pemkab sumenep