DPUTR Sumenep Genjot Pembangunan Jalan Strategis di Kangean

Amin Basiri • Dipublikasikan Senin, 27 Juli 2026 | 10:08 WIB
MULUS: Kondisi Jalan Raya Daandung yang berada di Kecamatan Kangayan, Pulau Kangean, Sumenep, pada Senin (13/7).
MULUS: Kondisi Jalan Raya Daandung yang berada di Kecamatan Kangayan, Pulau Kangean, Sumenep, pada Senin (13/7).

SUMENEP, RadarMadura.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melalui dinas pekerjaan umum dan tata ruang (DPUTR) menegaskan komitmennya untuk menuntaskan pembangunan jalan poros utama di Kepulauan Kangean. Fokus pengerjaan diarahkan pada ruas Jalan Pabian–Kangayan. 

Sebab, jalan tersebut menjadi akses vital bagi mobilitas masyarakat dan distribusi barang di wilayah kepulauan. 

Kepala DPUTR Sumenep Eri Susanto mengatakan, panjang ruas Jalan Pabian–Kangayan mencapai 31 kilometer dengan lebar empat meter. 

Hingga saat ini, sepanjang 26 kilometer telah berhasil ditangani, sedangkan lima kilometer sisanya masih menunggu penyelesaian secara bertahap. 

Tahun ini pihaknya telah mengalokasikan anggaran Rp 8.405.773.406 untuk melanjutkan penanganan ruas Jalan Pabian–Kangayan. 

Anggaran tersebut diharapkan mampu mempercepat peningkatan kualitas infrastruktur di kawasan kepulauan. 

"Untuk ruas Jalan Pabian–Kangayan itu sudah tertangani 26 kilometer. Masih tersisa lima kilometer lagi yang belum ditangani. Tinggal sedikit lagi," ujarnya.

Selain melanjutkan pembangunan jalan poros utama, pihaknya juga mengerjakan proyek pemeliharaan berkala Jalan Pelabuhan Batu Guluk–Pandeman. Proyek tersebut memiliki pagu anggaran sebesar Rp 4.626.869.600. 

Itu menjadi bagian dari upaya menjaga kelancaran akses transportasi masyarakat di Pulau Kangean.

Tak hanya itu, dinas yang dipimpinnya juga mengalokasikan anggaran sebesar Rp 14.857.500.000 untuk rekonstruksi Jalan Laok Jang-Jang–Kolo-Kolo.

"Peningkatan kualitas ruas jalan ini diharapkan mampu memperkuat konektivitas antardesa sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat," ucap Eri.

Eri menjelaskan, ketiga proyek infrastruktur tersebut kini masih dalam proses pelaksanaan. 

Sebagian pekerjaan telah berjalan di lapangan, sementara proyek lainnya masih memasuki tahap penyiapan material sebelum pekerjaan fisik dimulai. 

Seluruh kegiatan pembangunan jalan tersebut dibiayai melalui dana alokasi khusus (DAK). 

Karena itu, pelaksanaan proyek disesuaikan dengan tahapan yang telah ditetapkan agar kualitas pekerjaan tetap terjaga dan selesai sesuai target.

"Yang jelas pekerjaan akan selesai sesuai perencanaan. Dipastikan pengawasannya juga diperketat," jelasnya.

 Eri mengakui masih banyak ruas jalan yang rusak. Namun, pihaknya tidak bisa melakukan perbaikan secara bersamaan karena terkendala anggaran.

Akan tetapi, pemkab berkomitmen secara bertahap semua akses jalan yang rusak akan diperbaiki secara bertahap. 

 "Ke depan pasti akan kita tuntaskan pembangunan jalan poros di Kangean serta akses jalan lainnya. Namun secara bertahap, menyesuaikan dengan kondisi anggaran. Yang pasti pemerintah berkomitmen untuk menyediakan jalan yang layak bagi warga Kangean," tegasnya. (iqb/han)

Editor : Amin Basiri
DPUTR Sumenep jalan Kangayan