SUMENEP, RadarMadura.id – Progres pembangunan gerai Koperasi Merah Putih (KMP) di Kabupaten Sumenep masih jauh dari target.
Dari total 334 gerai yang direncanakan, baru 48 unit yang telah rampung 100 persen dibangun. Sementara ratusan gerai lainnya masih dalam tahap pengerjaan.
Kepala Bidang Perizinan, Kelembagaan, Pengawasan, dan Pemeriksaan Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Sumenep Hairil Iskandar mengatakan, perkembangan tersebut berdasarkan data terakhir yang diterima dari Kodim 0827/Sumenep.
Dari total gerai yang dibangun, sebanyak 48 unit telah selesai, 201 unit masih berproses, sedangkan sisanya belum menunjukkan perkembangan fisik.
"Data terakhir dari Kodim, yang sudah selesai ada 48 gerai, 201 masih dalam proses pembangunan, sedangkan sisanya belum berprogres," katanya.
Hairil menjelaskan, gerai yang masih dalam proses pembangunan telah memasuki berbagai tahapan pekerjaan.
Mulai dari penggalian fondasi, pemasangan struktur bangunan, hingga pekerjaan penyelesaian. Bahkan, sebagian di antaranya sudah mendekati tahap akhir.
Meski demikian, gerai yang telah selesai dibangun tersebut belum dapat dioperasikan.
Sebab, seluruh sarana pendukung operasional, termasuk stok barang dagangan, masih menunggu pengadaan dari PT Agrinas.
"Tinggal menunggu PT Agrinas memasukkan barang. Semua sarana pendukung, termasuk kendaraan operasional, menjadi kewenangan PT Agrinas melalui Kodim," tuturnya.
Dia menambahkan, beberapa koperasi memang telah menerima sebagian fasilitas. Misalnya truk, mobil pikap, dan etalase.
Namun, distribusi perlengkapan itu belum merata sehingga operasional gerai belum bisa dimulai.
"Kalau barang belum dipasok, tentu belum bisa beroperasi. Apa yang akan dijual kalau barangnya belum ada," tandasnya. (tif/yan)
Editor : Hera Marylia Damayanti