SUMENEP, RadarMadura.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melalui dinas ketahanan pangan dan pertanian (DKPP) terus memperkuat modernisasi sektor pertanian.
Salah satunya dengan menyalurkan bantuan hand tractor kepada kelompok tani (poktan).
Penyaluran alat dan mesin pertanian (alsintan) itu sebagai upaya meningkatkan efektivitas pengelolaan lahan.
Kepala DKPP Sumenep Chainur Rasyid mengatakan, bantuan tersebut telah disalurkan kepada penerima pada Juni 2026.
Sebanyak 47 unit hand tractor diserahkan kepada 47 poktan yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Sumenep.
Menurut Chainur, bantuan hand tractor merupakan bentuk dukungan pemerintah dalam menyediakan sarana produksi pertanian yang lebih modern.
Dengan penggunaan alat tersebut, proses pengolahan lahan diharapkan menjadi lebih cepat, efisien, dan mampu meningkatkan produktivitas usaha tani.
Chainur menegaskan, seluruh kelompok tani penerima bantuan berkewajiban memanfaatkan alsintan sesuai peruntukan.
Selain digunakan untuk mendukung budidaya pertanian, alat tersebut juga harus dirawat dan dipelihara agar tidak mudah rusak.
”Ini merupakan sarana pendukung untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan. Karena itu, harus dimanfaatkan untuk kepentingan budidaya pertanian, dirawat, dipelihara, dan digunakan dengan baik,” pesannya.
Menurut dia, pemanfaatan alsintan telah memberikan dampak positif terhadap aktivitas pertanian di lapangan.
Kehadiran hand tractor membantu petani mengurangi beban tenaga kerja sekaligus meningkatkan efisiensi dalam pengolahan lahan.
Chainur menambahkan, modernisasi pertanian menjadi salah satu strategi DKPP Sumenep dalam mendukung peningkatan produksi komoditas pangan, khususnya padi.
Karena itu, dia berharap bantuan yang telah diterima dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh kelompok tani.
”Ini bagian dari modernisasi. Sarana ini harus dimaksimalkan dan dirawat dengan baik,” pintanya. (tif/luq)
Editor : Amin Basiri