SUMENEP, RadarMadura.id – Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mendorong penguatan peran inspektorat sebagai aparat pengawas internal pemerintah (APIP).
Lembaga pengawas itu diminta tidak hanya berorientasi pada temuan pelanggaran, tapi juga menjadi mitra dalam membina seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, kepala inspektorat yang baru dilantik harus mampu membangun sistem pengawasan internal yang lebih efektif dan berorientasi pada pencegahan.
Dirinya menilai Achmad Syahwan Effendi mampu menjalankan tugas tersebut dengan baik.
”Inspektorat tidak hanya bertugas menemukan kesalahan, tetapi harus menjadi mitra dalam melatih seluruh perangkat daerah,” katanya.
Dia menjelaskan, fungsi pengawasan seharusnya dipahami sebagai instrumen untuk meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, bukan sekadar mencari kesalahan.
Dengan demikian, setiap OPD bisa meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memperbaiki kinerja organisasi.
”Makanya jajaran inspektorat harus memperkuat komunikasi dan koordinasi dengan seluruh OPD,” ucap Fauzi.
Menurut Fauzi, berbagai persoalan harus diantisipasi sejak dini melalui pendampingan dan pelatihan.
Termasuk pemberian solusi yang konstruktif agar temuan tidak berkembang menjadi pelanggaran.
Dia juga mendorong agar seluruh aparatur Inspektorat harus menjaga integritas, meningkatkan kompetensi, dan bekerja secara profesional.
Sebab, kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dibangun melalui kinerja yang jujur, profesional, dan bertanggung jawab.
”Saya berharap kepala inspektorat yang baru mampu menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya demi terwujudnya pemerintahan yang melayani dan berintegritas,” harap Fauzi. (iqb/bil)
Editor : Amin Basiri