SUMENEP, RadarMadura.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menyapa pelajar di Kabupaten Sumenep, Sabtu (18/7).
Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sumenep, Dungkek, Candi, Yayasan Al-Jailani menyiapkan menu yang memadukan lauk, sayur, dan buah dalam satu nampan stainless.
Menu itu terdiri atas nasi putih, telur katsu, tahu bacem, sayur kubis dan timun, serta buah leci, ditambah sambal fried chicken.
Penyajian menu dilakukan dapur MBG di bawah Yayasan Al-Jailani. Desain porsi disesuaikan dengan kelompok usia penerima, mulai Balita, TK, PAUD, SD kelas 1-3 hingga SD kelas 4-6, SMP, SMA, ibu menyusui (busui) dan ibu hamil (bumil).
Hal ini untuk memastikan kecukupan gizi sesuai kebutuhan tumbuh kembang masing-masing kelompok.
Berdasarkan analisis kandungan gizi yang dirilis, untuk kelompok Balita hingga SD kelas 1-3, satu porsi MBG mengandung energi 388 kkal.
Perinciannya, protein 16,1 gram, lemak 13 gram, karbohidrat 50,9 gram, dan serat 2 gram.
Komposisi itu ditargetkan mampu memenuhi sepertiga kebutuhan gizi harian anak usia dini dan kelas awal SD.
Sementara kandungan gizi untuk kelompok SD kelas 4-6, SMP, SMA, busui dan bumil, sedikit lebih tinggi.
Total energi mencapai 442,8 kkal dengan protein 18 gram, lemak 13,5 gram, karbohidrat 60,2 gram, dan serat 2,2 gram.
Peningkatan porsi karbohidrat dan protein disesuaikan dengan aktivitas belajar dan pertumbuhan remaja.
Ketua Yayasan Al-Jailani A. Ruhan menyebut pemilihan menu mempertimbangkan aspek gizi seimbang, daya terima anak, dan ketersediaan bahan lokal.
Telur katsu dipilih sebagai sumber protein hewani yang disukai anak, sementara tahu bacem menjadi sumber protein nabati sekaligus memperkenalkan cita rasa tradisional Madura.
Kehadiran leci juga sengaja ditambahkan agar anak mendapat asupan vitamin dan variasi rasa.
”Prinsip kami, satu menu harus ada karbohidrat, protein hewani, protein nabati, sayur, dan buah. Hari ini ada nasi, telur, tahu, kubis-timun, dan leci. Anak-anak biasanya paling semangat kalau ada buahnya,” ujarnya.
Program MBG Yayasan Al-Jailani mendapat dukungan dari berbagai pihak. Termasuk dari NUansa Umat Travelindo dan BMT NUansa Umat Jawa Timur.
Sinergi ini diharapkan menjaga keberlanjutan dapur MBG agar bisa melayani lebih banyak sekolah dengan standar gizi yang konsisten.
Dengan menu hari ini, Badan Gizi Nasional berharap anak-anak tidak hanya kenyang, tetapi juga mendapat asupan gizi lengkap untuk mendukung konsentrasi belajar.
Informasi menu harian MBG SPPG Candi juga diunggah di media sosial @SPPG_CANDI agar orang tua dapat memantau langsung asupan gizi anak di sekolah. (*/luq)
Editor : Amin Basiri