SUMENEP, RadarMadura.id - Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Sumenep sedang berupaya meningkatkan status Pustu Giliraja menjadi Puskesmas.
Namun, proses perizinannya masih belum diurus. Alasannya, sekarang fokus meningkatkan bangunannya.
Kabid Sumber Daya Kesehatan Dinkes P2KB Sumenep, Moh Nur Insan mengatakan, pihaknya memang berencana meningkatkan Pustu Giliraja menjadi puskesmas.
Peningkatan pelayanan kesehatan sangat penting di wilayah tersebut.
”Kita upayakan secepatnya berubah status menjadi puskesmas. Sebab, memang sangat dibutuhkan,” katanya.
Nur Insan mengakui jika proses perizinan peningkatan menjadi puskesmas belum diurus. Sebab, persyaratan lainnya banyak yang belum terpenuhi.
Pihaknya melengkapai persyaratan secara bertahap. ”Untuk perizinannya belum kita urus, prosesnya bertahap,” ujarnya.
Dia menegaskan, sekarang pihaknya fokus pada bangunan fisiknya. Pihaknya sudah membangun gedung induk di lokasi yang baru.
Tahun ini, pembangunan dilanjutkan untuk memenuhi kebutuhan fasilitas yang dibutuhkan.
”Sekarang kami fokus bangunan fisiknya dulu sampai memenuhi syarat. Baru nanti kita urus proses izinnya,” tegasnya.
Nur Insan menambahkan, peralihan status pustu giliraja menjadi puskesmas tidak bisa diwujudkan tahun ini.
Sebab, masih menunggu bangunan fisik selesai sesuai standar puskesmas induk.
”Kami akan upayakan secepat mungkin agar bisa naik status dari pustu ke puskesmas,” janjinya.
Anggota Komisi IV DPRD Sumenep, Sami’oeddin menyarankan agar dinas terkait melakukan persiapan secara matang.
Baik infrastrtur puskesmas, sumber daya manusia (SDM) kesehatan dan yang lainnya.
Itu penting agar puskesmas tersebut sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat.
”Kita tidak ingin Puskesmas Giliraja hanya sekedar ada. Tapi harus benar-benar bisa menjadi fasilitas kesehatan yang bagus untuk masyarakat setempat,” pesannya. (iqb/bil)
Editor : Amin Basiri