Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Bupati Fauzi Minta Teladani Semangat Hijrah Rasulullah, Tahun Baru Islam Jadi Momentum Perkuat Karakter Generasi Muda

Amin Basiri • Selasa, 16 Juni 2026 | 08:54 WIB
Achmad Fauzi Wongsojudo (Bupati Sumenep) 
Achmad Fauzi Wongsojudo (Bupati Sumenep) 

SUMENEP, RadarMadura.id – Momentum Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah tidak hanya dimaknai sebagai pergantian tahun dalam kalender Islam. 

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengajak generasi muda agar menjadikan peringatan tersebut sebagai sarana membangun karakter dan meningkatkan kualitas diri.

Menurut dia, semangat hijrah yang diajarkan Rasulullah SAW mengandung banyak nilai positif yang masih relevan diterapkan dalam kehidupan saat ini.

Salah satunya adalah keberanian melakukan perubahan menuju kondisi yang lebih baik.

”Tahun Baru Islam mengajarkan makna hijrah, yaitu perubahan ke arah yang lebih baik. Semangat itu penting dimiliki oleh generasi muda sebagai bekal menghadapi tantangan zaman,” katanya.

Fauzi menjelaskan, generasi muda memiliki peran strategis dalam menentukan masa depan daerah.

Karena itu, mereka perlu terus meningkatkan kapasitas diri melalui pendidikan, penguasaan keterampilan, serta keterlibatan dalam berbagai kegiatan sosial yang bernilai manfaat.

Menurutnya, kemajuan daerah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi.

Namun, juga bergantung pada kualitas sumber daya manusia yang memiliki karakter kuat, berakhlak baik, dan peduli terhadap lingkungan sekitar.

”Anak muda harus menjadi agen perubahan yang mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan daerah,” jelasnya.

Bupati Fauzi juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan kerukunan di tengah keberagaman masyarakat.

Nilai tersebut juga menjadi salah satu pelajaran penting dari peristiwa hijrah Rasulullah SAW.

Dia menilai, semangat kebersamaan dan gotong royong harus terus dipelihara sebagai modal sosial dalam mendukung pembangunan daerah.

”Keberagaman yang kita miliki harus menjadi kekuatan. Dengan kebersamaan, berbagai tantangan dapat dihadapi dan pembangunan akan berjalan lebih optimal,” tuturnya.

Orang nomor satu di lingkungan Pemkab Sumenep itu juga mengajak masyarakat memanfaatkan Tahun Baru Islam untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari aspek fisik, tetapi juga dari terbentuknya masyarakat yang harmonis, religius, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi.

”Momentum Tahun Baru Islam ini harus menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus memperbaiki diri, memperkuat persaudaraan, dan berkontribusi bagi kemajuan daerah,” pungkasnya. (iqb/bil)

Editor : Amin Basiri
#tahun baru islam #momentum #bupati sumenep