SUMENEP, RadarMadura.id – Bantuan langsung tunai (BLT) dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) di Sumenep ditarget cair akhir bulan ini.
Bantuan tersebut akan diberikan pada ribuan petani tembakau dan buruh pabrik rokok.
Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Sumenep Abd. Rahman Riadi menyampaikan, data calon penerima kini sudah rampung.
Data buruh pabrik rokok dari dinas ketenagakerjaan (disnaker), sedangkan petani tembakau dari dinas ketahanan pangan dan pertanian (DKPP).
Rahman menuturkan, pihaknya menargetkan proses pencairan akan dilakukan pada minggu keempat bulan ini.
”Datanya sudah rampung, termasuk yang dari DKPP. Target saya, minggu keempat bulan ini sudah disalurkan,” tuturnya.
Jumlah penerima BLT DBHCHT tahun ini ditetapkan sebanyak 2.600 orang, meliputi petani tembakau dan buruh pabrik rokok.
Jumlah tersebut lebih sedikit dibandingkan tahun lalu yang mencapai 5.100 penerima.
Menurut Rahman, perbedaan itu terjadi karena pada 2025 terdapat tambahan alokasi anggaran melalui APBD perubahan.
”Kalau dibandingkan dengan APBD murni tahun lalu, jumlahnya sebenarnya tidak jauh berbeda dengan sekarang,” ungkapnya.
Terpisah, Ketua Komisi IV DPRD Sumenep Mulyadi berharap proses pencairan BLT DBHCHT dilakukan sesuai target yang telah ditetapkan pemerintah daerah.
Dia meminta seluruh tahapan administrasi dan verifikasi penerima segera diselesaikan agar tidak terjadi keterlambatan penyaluran.
Dia juga mengingatkan agar proses penyaluran tepat sasaran dan transparan.
Menurutnya, program tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada petani tembakau dan buruh pabrik rokok yang berkontribusi terhadap penerimaan negara dari sektor cukai hasil tembakau.
”Yang terpenting bantuan ini bisa segera dicairkan dan diterima oleh masyarakat yang berhak. Jangan sampai ada kendala administrasi yang menghambat proses penyaluran,” pesannya. (tif/bil)
Editor : Amin Basiri