Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Bersumber dari DBHCHT, Anggaran Belanja Sound System di Gedung APHT

Amin Basiri • Senin, 8 Juni 2026 | 06:40 WIB
TEMPAT USAHA: Pengendara melintas di depan Gedung APHT yang berada di Kecamatan Guluk-Guluk, Sumenep.
TEMPAT USAHA: Pengendara melintas di depan Gedung APHT yang berada di Kecamatan Guluk-Guluk, Sumenep.

SUMENEP, RadarMadura.id - Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUPP) Sumenep mengalokasikan anggaran sebesar Rp 35.068.400 untuk pengadaan peralatan studio audio di kawasan Aglomerasi Pabrik Hasil Tembakau (APHT). Anggaran puluhan juta itu bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) 2026.

Kepala DKUPP Sumenep Moh. Ramli menyampaikan bahwa perangkat audio tersebut akan digunakan untuk menunjang berbagai fasilitas yang ada di kawasan APHT. Misalnya untuk ruang rapat, musala, serta fasilitas pendukung lainnya.

Sementara itu, terkait rincian spesifikasi maupun jenis peralatan yang akan dibeli, Ramli menyebut data tersebut berada pada staf teknis yang menangani kegiatan pengadaan tersebut. “Rincian dan jenis barangnya, datanya ada di staf saya,” terangnya.

Anggota Komisi II DPRD Sumenep Juhari menegaskan bahwa setiap penggunaan DBHCHT harus benar-benar berorientasi pada peningkatan produktivitas dan kesejahteraan pelaku industri hasil tembakau. Oleh karena itu, pengadaan sound system senilai Rp35 juta itu perlu dipastikan lagi kebermanfaatannya untuk pengembangan APHT.

“Jangan sampai anggaran DBHCHT digunakan untuk belanja yang kurang memiliki dampak langsung terhadap pengembangan usaha, peningkatan kualitas produksi, atau pemberdayaan tenaga kerja tembakau,” tegasnya.

Menurutnya, DKUPP harus mampu membuktikan bahwa pengadaan itu memang merupakan kebutuhan prioritas, bukan hanya sekadar pelengkap fasilitas.

Apalagi, masih banyak kebutuhan lain di kawasan APHT yang dinilai lebih mendesak untuk menunjang aktivitas industri dan menarik minat pelaku usaha.

“Jika fasilitas yang dibeli tidak memberikan nilai tambah yang signifikan terhadap operasional APHT, maka perlu dilakukan evaluasi agar penggunaan anggaran lebih tepat sasaran,” tandasnya. (tif/yan)

Editor : Amin Basiri
#DBCHAT #sumenep #APHT