Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Banyak Siswa Belum Ambil PIN secara Online

Amin Basiri • Jumat, 5 Juni 2026 | 10:20 WIB
FOKUS: Sejumlah siswa melakukan verifikasi pengambilan PIN di SMA Negeri 2 Sumenep, Kamis (4/6).
FOKUS: Sejumlah siswa melakukan verifikasi pengambilan PIN di SMA Negeri 2 Sumenep, Kamis (4/6).

SUMENEP, RadarMadura.id – Pengambilan personal identification number (PIN) untuk Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jawa Timur 2026 sudah dilakukan sejak Kamis (28/5).

Di SMA Negeri 2 Sumenep tercatat sudah ada sekitar 180 siswa yang mengambil. Kebanyakan dari mereka belum melakukan proses secara online, sehingga menghambat proses verifikasi secara offline.

PIN SPMB merupakan kode khusus atau kunci akses yang dimiliki oleh calon peserta sebelum mendaftar ke sekolah.

 PIN yang dimiliki calon murid baru bakal berbeda satu sama lain. Kode ini berfungsi untuk memverifikasi data dan digunakan sebagai syarat utama untuk masuk ke sistem pendaftaran online.

Waka Siswa SMA Negeri 2 Sumenep Lilis mengatakan, proses pengambilan PIN sudah dimulai. Pihaknya sudah melakukan persiapan secara matang. Baik dari sarana dan prasarana maupun sumber daya manusia (SDM).

”Kita sudah menyiapkan 10 komputer dan 10 printer untuk kelancaran pendaftaran. Termasuk, petugas yang kompeten,” katanya.

Lilis menuturkan, proses pengambilan PIN masih akan berakhir tanggal 9 nanti. Sejauh ini sudah banyak calon siswa yang memproses pengambilan ke sekolahnya. Setiap hari bahkan mencapai seratus orang lebih.

”Setiap hari antreannya membeludak yang datang ke sekolah. Kita mencatat sudah ada sekitar 180-an calon aiswa yang ambil PIN,” ucapnya.

Lilis menuturkan, prosesnya berjalan lancar. Meskipun, ada beberapa kendala yang ditemui para petugas. Yakni, rata-rata calon siswa itu belum memproses pengambilan PIN secara online terlebih dahulu.

”Banyak pendaftar belum ambil PIN secara online. Sehingga cukup menyita waktu petugas,” tukasnya.

Lilis menambahkan, tahun ini pihaknya akan mengambil siswa cukup banyak. Yakni 12 rombongan belajar.

Dengan masing-masing rombel 36 siswa. ”Kalau ada siswa yang tidak naik kelas, kemungkinan kebutuhannya akan berkurang,” imbuhnya. (iqb/han)

Editor : Amin Basiri
#sumenep #sman 2 sumenep #spmb