Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Diskan Sumenep Alokasikan Rp 1,4 Miliar untuk Pengadaan Sarpras Budi Daya Lele

Hera Marylia Damayanti • Kamis, 4 Juni 2026 | 07:48 WIB
BERTUGAS: Petugas tengah berada di kolam pembibitan ikan di kantor Diskan Sumenep, Pangarangan, Kecamatan Kota, Selasa (2/6). (MOH. LATIF/JPRM)
BERTUGAS: Petugas tengah berada di kolam pembibitan ikan di kantor Diskan Sumenep, Pangarangan, Kecamatan Kota, Selasa (2/6). (MOH. LATIF/JPRM)

SUMENEP, RadarMadura.id – Dinas Perikanan (Diskan) Sumenep mengalokasikan APBD 2026 sekitar Rp 1,4 miliar untuk pengadaan sarana dan prasarana (sarpras) budi daya ikan lele.

Kegiatan itu saat ini disebut tengah dalam proses belanja barang.

Berdasarkan data dari sistem informasi rencana umum pengadaan (SIRUP), anggaran miliaran itu diproyeksikan untuk belanja sarpras.

Baca Juga: Kasus PAW Kades Gugul Berbalik Arah, Dua Pihak Saling Lapor Dugaan Pemalsuan Dokumen

Yakni, berupa recirculating aquaculture system, red water system, sistem bioflok, sistem akuaponik, dan sebagainya.

Kepala Bidang Perikanan Budi Daya Diskan Sumenep Edie Ferrydianto menyampaikan, pengadaan sarpras budi daya ikan lele itu sudah dalam tahap belanja barang oleh pihak ketiga.

Menurutnya, pada akhir bulan ini pengadaan tersebut kemungkinan akan tuntas. 

Kemungkinan akhir Juni 2026 sudah selesai, akan langsung kami serahkan ke penerima, terangnya.

Dijelaskan, program tersebut akan diberikan pada 14 kelompok budi daya ikan (pokdakan) lele di Sumenep.

Menurutnya, pokdakan yang bisa mendapatkan bantuan ialah pokdakan yang sudah lama berwirausaha lele. Juga kelompok yang baru membudidayakan lele.

Dia menerangkan, ketersediaan lele di Sumenep tidak sebanding dengan permintaan pasar.

Menurutnya, permintaan lele di pasar terus meningkat. Kandungan gizi dan protein lele lebih tinggi daripada ikan laut, ucapnya.

Baca Juga: Belum Ditempati, Rumdin Kapolres Retak, Anggaran Pembangunan Rp 1,6 M dari APBN

Dia menambahkan, bantuan sarpras ini adalah upaya untuk meningkatkan produktivitas lele di Sumenep.

Apalagi dengan adanya MBG, permintaan lele sekarang semakin banyak, imbuhnya.

Anggota Komisi II DPRD Sumenep Juhari menekankan bahwa pengadaan sarpras itu tidak boleh dilakukan asal-asalan.

Dia meminta Diskan Sumenep lebih mengedepankan kualitas barang yang dibeli.

Kualitas barang yang dibeli harus bagus, sehingga manfaatnya tidak dirasakan sesaat oleh penerima manfaat, pintanya. (tif/han)

Editor : Hera Marylia Damayanti
#belanja sarpras #permintaan pasar #budi daya ikan lele #pokdakan #Diskan Sumenep