Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Disperpusip Sumenep Telan Anggaran Puluhan Juta untuk Belanja Buku

Amin Basiri • Selasa, 2 Juni 2026 | 06:00 WIB
RAPI: Petugas tengah merapikan buku di Perpustakaan Daerah Sumenep.
RAPI: Petugas tengah merapikan buku di Perpustakaan Daerah Sumenep.

SUMENEP, RadarMadura.id – Rencana pengadaan buku oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Sumenep tahun ini belum terealisasi.

Meski demikian, proses pengadaan disebut telah berjalan dan tinggal menunggu kedatangan buku yang telah dipesan. Anggaran yang dihabiskan untuk belanja buku mencapai puluhan juta.

Kepala Disperpusip Sumenep Rudi Yuyianto mengatakan bahwa pengadaan buku baru telah diproses sejak April melalui sistem e-katalog.

Anggaran yang disiapkan mencapai Rp 67 juta, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp 60 juta.

Menurutnya, jumlah buku yang dipesan diperkirakan mencapai 800 eksemplar. Tahapan pengadaan telah sampai pada proses pemesanan. Pihaknya masih menunggu distribusi dari penyedia.

"Pengadaan buku sudah diluncurkan sejak April dan pemesanannya sudah dilakukan. Sekarang tinggal menunggu bukunya datang," tuturnya.

Rudi menjelaskan, seluruh pengadaan buku tahun ini difokuskan untuk menambah koleksi di Perpustakaan Daerah (Perpusda) Sumenep.

Sementara kebutuhan buku untuk layanan perpustakaan keliling (perpusling) telah dipenuhi melalui pengadaan pada tahun sebelumnya.

"Insyaallah akhir bulan ini sudah datang bukunya," terangnya.

Ketua Komisi IV DPRD Sumenep, Mulyadi menekankan, pengadaan buku tidak boleh sekadar diukur dari jumlah eksemplar yang dibeli, melainkan harus mampu menjawab kebutuhan literasi masyarakat.

Disperpusip perlu memastikan buku baru sesuai dengan kebutuhan pelajar, mahasiswa untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Sumenep.

"Anggaran yang dialokasikan memamg tidak terlalu besar, tetapi tetap harus memberikan manfaat maksimal. Jangan sampai pengadaan buku hanya menjadi kegiatan rutin tahunan tanpa kajian kebutuhan yang jelas," tegasnya. (tif/bil)

Editor : Amin Basiri
#sumenep #Disperpursip #belanja buku