SUMENEP, RadarMadura.id – Seleksi calon direksi PT Sumekar (Perseroda) Sumenep diikuti empat peserta. Para kandidat telah menjalani uji kelayakan dan kepatutan (UKK) di Universitas Merdeka (Unmer) Malang.
Saat ini, para kandidat tinggal menunggu hasil pengumuman yang kemungkinan akan disampaikan dalam waktu dekat. Penentuan direksi terpilih berada di tangan Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo.
Empat peserta yang mengikuti UKK tersebut yakni Badrul Akhmadi, Hamsuri, Khairil Idaqa’, dan Sugeng Haryadi. Seleksi calon direksi PT Sumekar dibuka karena masa bakti jabatan sebelumnya telah berakhir.
Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Setkab Sumenep Dadang Dedi Iskandar mengatakan, seluruh tahapan seleksi telah dilaksanakan di Unmer Malang. Keempat peserta juga telah mengikuti UKK secara menyeluruh. Hanya saja, hasil seleksi hingga kini masih belum diumumkan.
"Nanti akan dipilih tiga nama. Selanjutnya diserahkan kepada bupati untuk menjalani proses wawancara," katanya.
Dadang menuturkan, panitia seleksi (pansel) tidak memiliki kewenangan menentukan calon terpilih. Pansel hanya bertugas merekomendasikan sejumlah nama yang dinilai layak berdasarkan hasil tes. Setelah itu, keputusan sepenuhnya menjadi kewenangan bupati.
"Yang menentukan siapa yang layak nanti bupati. Pansel hanya sebatas memberikan rekomendasi,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi II DPRD Sumenep Irwan Hayat menilai, momentum seleksi direksi tersebut menjadi kesempatan untuk memperbaiki kinerja PT Sumekar. Sebab, selama ini keberadaan BUMD tersebut dinilai kerap menimbulkan polemik.
Karena itu, dia berharap pemerintah daerah benar-benar memilih direktur utama yang memiliki kompetensi dan mampu membawa perubahan bagi PT Sumekar. "Jangan sampai salah pilih. Karena ini akan menentukan nasib PT Sumekar ke depan," tandasnya. (iqb/han)
Editor : Amin Basiri