PAMEKASAN, RadarMadura.id – Upaya Pemkab Pamekasan memperbaiki sarana pendidikan mulai membuahkan hasil.
Tahun ini, sejumlah sekolah di Kota Gerbang Salam kembali menjadi sasaran program revitalisasi dari pemerintah pusat.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI Abdul Mu’ti mengatakan, secara nasional program revitalisasi menyasar 11.744 lembaga pendidikan.
Jumlah tersebut akan ditambah hingga 60 ribu lembaga sehingga total mencapai 71.744.
”Di Pamekasan sementara ada enam sekolah yang sudah ditetapkan menerima program revitalisasi. Insyaallah nanti kami bisa putuskan sampai 20 pada tahun ini,” ucap Abdul Mu’ti.
Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman menyampaikan, tahun ini memang terdapat enam sekolah yang akan direvitalisasi menggunakan anggaran pemerintah pusat. Salah satu yang menjadi prioritas yakni SDN Tamberu 2.
”Untuk revitalisasi ini bertahap, karena program bertahap. Namun, yang pasti tahun ini,” ungkapnya.
Selain itu, mantan anggota DPR RI tersebut berharap jumlah sasaran program revitalisasi tahun ini meningkat dibanding tahun lalu.
Sebab, pada 2025 Pamekasan mendapat alokasi revitalisasi untuk 26 sekolah dari pemerintah pusat.
”Mudah-mudahan lebih besar dari tahun sebelumnya. Karena Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pamekasan terbatas, kalau mengandalkan itu butuh waktu yang lama,” ulasnya.
Bupati dua periode tersebut menekankan, intervensi peningkatan prasarana pendidikan diharapkan juga mampu menunjang kualitas pembelajaran di sekolah sehingga ke depan prestasi para siswa semakin meningkat.
”Dengan program revitalisasi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) ini merupakan salah satu ikhtiar untuk menyelesaikan persoalan di bidang pendidikan,” pungkasnya. (lil/yan)
Editor : Amin Basiri