SUMENEP, RadarMadura.id – Dinas Pendidikan (Dispendik) Sumenep menggelar nonton bareng (nobar) film Cahaya di Ujung Timur dan Karet Pengikat Mimpi karya Komunitas Peduli Pendidikan Sumenep (KPPS) di Pendopo Agung Keraton Sumenep. Kegiatan itu diikuti oleh ratusan pelajar dari berbagai sekolah dasar (SD) di Kota Keris.
Pemutaran film tersebut menjadi penutup rangkaian peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang digelar Dispendik melalui Aliansi Komunitas Pendidikan Kabupaten Sumenep (AKSES) bersama Kelompok Kerja Kepala Sekolah Kabupaten (KKKS) Sumenep. Sebelumnya, digelar berbagai perlombaan untuk memeriahkan perayaan Hardiknas tahun ini.
Kepala Dispendik Sumenep Mohamad Iksan mengatakan, rangkaian kegiatan Hardiknas tahun ini dimulai sejak beberapa hari lalu. Dikatakan, seluruh agenda berjalan lancar dan mendapat apresiasi dari peserta maupun masyarakat.
"Kami menyelenggarakan berbagai kegiatan, mulai tarik tambang di halaman Pemkab Sumenep, coding, pewara, hingga menulis cerita. Alhamdulillah seluruh lomba berjalan sukses," katanya.
Dijelaskan, kegiatan tersebut diharapkan menjadi sarana untuk menumbuhkan kreativitas dan meningkatkan semangat belajar para pelajar. "Kami menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara ini," ucapnya.
Sementara itu, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo melalui Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM) Dedi Falahuddin menyampaikan, kualitas masa depan daerah sangat ditentukan oleh kondisi generasi muda saat ini. Karena itu, pendidikan dan budaya harus terus diperkuat sejak dini.
"Wajah Sumenep 20 tahun ke depan ditentukan dari sekarang, dari bagaimana anak-anak kita dibina hari ini. Jangan sampai eksistensi budaya di Kabupaten Sumenep tergerus waktu," ingatnya. (tif/yan)
Editor : Amin Basiri