SUMENEP, RadarMadura.id– Wakil Bupati Sumenep KH Imam Hasyim memimpin rapat koordinasi pengendalian inflasi daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep.
Dalam rapat tersebut, dia menekankan pentingnya menjaga stabilitas harga komoditas pangan agar tidak terjadi lonjakan harga yang memberatkan masyarakat.
Rapat koordinasi itu melibatkan tim pengendalian inflasi daerah (TPID) serta jajaran terkait lainnya.
Pertemuan tersebut difokuskan pada upaya pengendalian harga dan memastikan ketersediaan stok komoditas pokok di pasaran tetap aman.
Dalam arahannya, Wabup Imam menegaskan pentingnya pemantauan serta inspeksi mendadak (sidak) harga komoditas secara berkelanjutan guna menekan laju inflasi.
Dia juga meminta TPID bersama Bulog dan instansi terkait memastikan stok sejumlah komoditas tetap tersedia.
”Sejauh ini harga masih relatif stabil, utamanya harga beras, minyak goreng, gula, dan komoditas lainnya,” katanya.
Menurut dia, Pemkab Sumenep selama ini aktif melakukan pengawasan ke pasar terkait harga komoditas.
Ke depan, upaya tersebut akan diintensifkan agar tidak terjadi lonjakan harga di pasaran.
”Caranya, TPID harus intens turun ke lapangan. Tampilkan secara terbuka harga komoditas di setiap pasar,” tegas Imam.
Wabup juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menjaga stabilitas harga serta daya beli masyarakat.
Dia mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga kesinambungan kerja sama.
”Yang terpenting, mari bersama-sama secara berkesinambungan agar Sumenep ke depan lebih baik dan masyarakat semakin sejahtera,” imbuhnya. (iqb/han)
Editor : Amin Basiri