SUMENEP, RadarMadura.id – Program asuransi gratis bagi para nelayan di Sumenep belum direalisasikan.
dinas perikanan (diskan) menyebut program perlindungan tersebut baru akan dimulai pada September mendatang.
Kepala Bidang Pengelolaan Perikanan Tangkap Diskan Sumenep Joni Hariyanto menyampaikan, bantuan iuran dari pemerintah daerah itu hanya akan berlangsung selama empat bulan.
Karena itu, realisasinya masih akan dilakukan pada September mendatang.
”Molornya pelaksanaan program tersebut dipengaruhi keterbatasan anggaran untuk pembayaran premi,” terangnya.
Dijelaskan, tahun ini, sebanyak 2.000 nelayan direncanakan akan menerima fasilitas BPJS Ketenagakerjaan gratis dengan nilai bantuan iuran sebesar Rp 16 ribu per penerima dalam setiap bulannya.
Joni optimistis para penerima manfaat dapat melanjutkan pembayaran iuran secara mandiri setelah masa bantuan dari pemerintah selesai.
Meski begitu, dia mengakui tingkat keberlanjutan kepesertaan pada program serupa tahun lalu masih tergolong rendah.
”Dari total 2.000 nelayan penerima bantuan, hanya sekitar 30 persen yang tetap membayar iuran secara mandiri setelah bantuan berakhir,” ungkapnya.
Anggota Komisi II DPRD Sumenep Juhari menekankan agar diskan lebih aktif memberikan pemahaman pada para nelayan tentang pentingnya perlindungan jaminan ketenagakerjaan.
Dia menegaskan, jumlah nelayan yang melanjutkan kepesertaan secara mandiri di tahun ini harus meningkat dibanding sebelumnya.
Selain edukasi, pihaknya juga mendorong pemerintah daerah untuk menambah alokasi anggaran agar cakupan penerima manfaat semakin luas dan masa bantuan iuran dapat diperpanjang.
”Program perlindungan bagi nelayan ini sangat penting untuk terus diperkuat,” tegasnya. (tif/han)
Editor : Amin Basiri