SUMENEP, RadarMadura.id – Komitmen meningkatkan budaya literasi pelajar di Kabupaten Sumenep terus mendapat dukungan dari berbagai pihak.
Salah satunya datang dari PT BPRS Bhakti Sumekar yang menyalurkan bantuan untuk mendukung pengembangan fasilitas membaca di sekolah dasar.
Bantuan tersebut diberikan kepada Perpustakaan Ramah Anak Nasional di SDN Pajagalan 2 Sumenep.
Nilai bantuan mencapai Rp 5 juta dalam bentuk buku bacaan dan sarana penunjang perpustakaan.
Penyaluran bantuan itu menjadi bagian dari upaya perusahaan daerah tersebut dalam menciptakan lingkungan belajar yang lebih kondusif bagi siswa, khususnya untuk meningkatkan minat baca sejak dini.
Direktur Utama PT BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar mengatakan, penguatan literasi anak tidak cukup hanya mengandalkan fasilitas pendidikan di sekolah.
Menurut dia, diperlukan pembiasaan yang dilakukan secara konsisten agar budaya membaca benar-benar tumbuh di kalangan pelajar.
Dia menilai, kebiasaan membaca sejak dini memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan pola pikir dan karakter anak.
Karena itu, dukungan terhadap sarana literasi perlu terus diperkuat melalui kolaborasi berbagai pihak.
”Membaca buku fisik memiliki banyak keunggulan dibandingkan penggunaan perangkat digital. Aktivitas membaca secara langsung membantu anak lebih fokus dalam menyerap informasi,” terangnya.
Menurut dia, buku cetak juga lebih efektif melatih daya ingat, meningkatkan konsentrasi, serta merangsang imajinasi anak selama proses belajar.
Kebiasaan membaca diyakini mampu membentuk karakter dan pola pikir anak menjadi lebih baik di masa depan.
”Dengan dukungan ini kami berharap siswa di Sumenep semakin gemar membaca dan memiliki kualitas belajar yang lebih baik,” pungkasnya. (tif/han)
Editor : Amin Basiri