Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Puskesmas Dasuk Sosialisasi Pelaksanaan PMT Lokal, Untuk Ibu Hamil KEK dan Balita

Amin Basiri • Selasa, 12 Mei 2026 | 05:51 WIB
BERDAYA: Petugas Puskesmas Dasuk saat memberikan pembekalan kepada para kader kesehatan desa di Balai Desa Jelbudan, Kecamatan Dasuk, Sabtu (2/5).
BERDAYA: Petugas Puskesmas Dasuk saat memberikan pembekalan kepada para kader kesehatan desa di Balai Desa Jelbudan, Kecamatan Dasuk, Sabtu (2/5).

SUMENEP, RadarMadura.id – Puskesmas Dasuk menggelar sosialisasi pembekalan pelaksanaan pemberian makanan tambahan (PMT) lokal bagi ibu hamil dengan kondisi kekurangan energi kronis (KEK) serta balita, Sabtu (2/5).

Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Jelbudan itu melibatkan kader kesehatan desa sebagai peserta utama.

Kepala Puskesmas Dasuk Titik Nurhayati menyampaikan, kegiatan tersebut merupakan upaya memperkuat pemahaman kader dalam mendukung program perbaikan gizi masyarakat. Khususnya bagi kelompok rentan seperti ibu hamil dan balita.

Menurut dia, keterlibatan kader menjadi faktor penting dalam keberhasilan pelaksanaan program di lapangan.

Sebab, kader berperan langsung dalam mendampingi masyarakat dan memastikan program berjalan efektif.

”Kegiatan ini untuk memberikan pemahaman terkait tata cara pemberian asupan gizi yang tepat. Langkah ini merupakan bagian dari upaya menekan angka stunting serta mengatasi persoalan kurang gizi yang masih menjadi perhatian di wilayah kerja kami,” terangnya.

Dia menuturkan, kegiatan tersebut juga bertujuan meningkatkan status gizi ibu hamil dengan kondisi KEK maupun balita yang mengalami kurang gizi agar mendapatkan asupan sesuai standar kebutuhan.

Dengan pemenuhan gizi yang tepat, kondisi kesehatan ibu serta tumbuh kembang anak diharapkan lebih optimal.

Dalam pembekalan itu, para kader juga menerima materi mengenai kriteria penerima program, durasi pemberian PMT, hingga jenis makanan yang sesuai dengan kebutuhan sasaran.

Materi disampaikan langsung oleh petugas penanggung jawab gizi agar pelaksanaan program berjalan sesuai ketentuan.

Selain itu, peserta juga mendapatkan pelatihan pengolahan pangan lokal yang dapat dimanfaatkan sebagai menu PMT.

Dengan pelatihan tersebut, pihak puskesmas berharap kader mampu mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh saat mendampingi masyarakat di desa masing-masing.

”Kami berharap kader bisa menerapkan ilmu yang didapat dan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan gizi ibu hamil maupun balita,” tandasnya. (tif/han)

Editor : Amin Basiri
#Sosialiasasi #kek #PMT #puskesmas dasuk