Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

DPRD Gandeng Lintas Sektor Optimalkan Transaksi Elektronik, Untuk Tingkatkan Capaian Pendapatan Asli Daerah

Amin Basiri • Senin, 27 April 2026 | 07:56 WIB
FOKUS: Komisi II DPRD Sumenep Faisal Muhlis saat melakukan rapat dengan sejumlah instansi di ruang komisi kantor dewan setempat.
FOKUS: Komisi II DPRD Sumenep Faisal Muhlis saat melakukan rapat dengan sejumlah instansi di ruang komisi kantor dewan setempat.

 

 

SUMENEP, RadarMadura.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep mengambil langkah konkret guna mendorong kemajuan daerah melalui peningkatan capaian pendapatan asli daerah (PAD). Upaya itu dilakukan dengan memperkuat koordinasi lintas sektor yang difokuskan pada optimalisasi transaksi elektronik di berbagai lini pelayanan.

Ketua Komisi III DPRD Sumenep Faisal Muhlis bersama jajaran anggota menggelar pertemuan strategis dengan melibatkan sejumlah instansi dan lembaga terkait. Forum koordinasi itu diarahkan untuk membangun sistem digital yang mampu meningkatkan efisiensi sekaligus memaksimalkan penerimaan daerah.

”Ini adalah bagian dari ikhtiar bersama untuk membawa Sumenep lebih maju. Dengan transaksi elektronik, kita tidak hanya meningkatkan capaian PAD, tetapi juga membangun sistem yang lebih transparan dan tepercaya,” katanya.

Faisal Muhlis menegaskan bahwa penerapan transaksi elektronik bukan lagi sekadar pilihan, tetapi kebutuhan mendesak. Menurutnya, sistem digital akan membantu pemerintah daerah menutup celah kebocoran serta meningkatkan pendapatan secara lebih terukur.

Baca Juga: Hari Malaria Sedunia, Dinkes Sumenep Genjot Pencegahan hingga Kepulauan

Sekadar diketahui, koordinasi tersebut melibatkan sejumlah pihak, di antaranya Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP), Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sumenep, BPRS, hingga PC PMII Sumenep. Keterlibatan berbagai unsur ini diharapkan memperkuat implementasi kebijakan secara menyeluruh.

Menurut Faisal, keterlibatan lintas sektor itu menunjukkan adanya sinergi antara legislatif, eksekutif, serta elemen masyarakat. Menurutnya, pihaknya juga telah memberikan masukan konstruktif terkait penerapan transaksi elektronik.

Ditambahkan, kolaborasi antarlembaga menjadi kunci utama agar kebijakan tersebut dapat berjalan efektif dan berdampak langsung pada peningkatan PAD. Dia berharap upaya tersebut dapat menjadi tonggak menuju tata kelola keuangan daerah yang lebih modern, transparan, dan berdaya saing.

”Pelibatan semua pihak ini menjadi bukti bahwa kami membuka ruang partisipasi bagi masyarakat dalam pembangunan dan kemajuan daerah,” tandasnya. (tif/yan)

Editor : Amin Basiri
#dprd sumenep #Komisi III DPRD #pendapatan asli daerah (PAD)