Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Hadapi Potensi Kemarau Panjang, Pemkab Sumenep Siapkan Langkah Mitigasi

Amin Basiri • Sabtu, 25 April 2026 | 19:56 WIB
FOKUS: Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo saat diwawancara oleh awak media di kantor DPRD Sumenep, Selasa (7/4).
FOKUS: Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo saat diwawancara oleh awak media di kantor DPRD Sumenep, Selasa (7/4).

 

SUMENEP, RadarMadura.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mulai mengantisipasi potensi dampak fenomena El Nino yang diperkirakan terjadi dalam waktu dekat. Fenomena ini dikhawatirkan memicu musim kemarau panjang, sehingga berisiko terhadap sektor pertanian dan ketersediaan air bersih masyarakat.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan langkah mitigasi guna meminimalkan dampak yang ditimbulkan. Salah satu fokus utamanya adalah menjaga ketersediaan air bersih di wilayah rawan kekeringan.

”Kita siapkan dari sekarang untuk menghadapi perubahan iklim agar masyarakat tetap dapat beraktivitas dengan aman,” ujarnya.

Menurut dia, fenomena El Nino berpotensi menyebabkan musim kemarau berlangsung lebih lama dari biasanya. Kondisi tersebut berdampak pada berkurangnya curah hujan yang selama ini menjadi sumber utama pengairan, baik untuk kebutuhan rumah tangga maupun sektor pertanian.

”Pemerintah akan mengupayakan langkah terbaik agar masyarakat tidak terdampak kekeringan,” ucapnya.

Selain itu, Pemkab juga mengintensifkan sosialisasi kepada masyarakat terkait pentingnya kesiapsiagaan menghadapi perubahan iklim. Peran aktif masyarakat dinilai sangat penting dalam menghadapi situasi tersebut.

Baca Juga: Benda Mirip Rudal Tidak Berbahaya,  Polisi Cari Tahu Asal-Usul dan Pemilik

”Masyarakat bisa memulai dengan menghemat penggunaan air dan menjaga lingkungan,” tegasnya.

Di sisi lain, pemerintah daerah memperkuat koordinasi dengan berbagai instansi terkait, mulai dari dinas teknis hingga aparat di tingkat desa. Kolaborasi tersebut dilakukan untuk memastikan setiap langkah penanganan berjalan efektif dan tepat sasaran.

Koordinasi itu mencakup pemantauan kondisi lapangan secara berkala, percepatan distribusi bantuan jika terjadi krisis air. Juga penyusunan strategi jangka panjang dalam menghadapi perubahan iklim.

Dia berharap, dengan kesiapan yang matang serta dukungan masyarakat, dampak El Nino dapat ditekan seminimal mungkin. Pemerintah juga berkomitmen untuk terus memantau perkembangan situasi dan menyesuaikan kebijakan sesuai kondisi di lapangan.

”Ini menjadi pengingat bagi kita semua, khususnya masyarakat di wilayah rawan, agar lebih siap menghadapi kemungkinan kekeringan ekstrem,” tandasnya. (tif/han)

Editor : Amin Basiri
#el nino #sumenep #kekeringan