Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Program Beasiswa Berkutat di Verval Kampus

Amin Basiri • Selasa, 21 April 2026 | 15:40 WIB
MEGAH: Sejumlah mahasiswa hendak keluar dari Uniba Madura yang terletak di Kecamatan Batuan, Sumenep, Senin (20/4).
MEGAH: Sejumlah mahasiswa hendak keluar dari Uniba Madura yang terletak di Kecamatan Batuan, Sumenep, Senin (20/4).

SUMENEP, RadarMadura.id – Proses verifikasi dan validasi (verval) calon penerima program beasiswa bagi mahasiswa kurang mampu di Kabupaten Sumenep belum tuntas.

Hingga saat ini program tersebut masih dalam tahap verval kampus.

Kabid Rehabilitasi Sosial (Resos) Dinsos P3A Sumenep Tri Budi Hastutik mengatakan, tahun ini anggaran yang disiapkan untuk program tersebut mencapai Rp 455 juta. Adapun sasarannya mencapai 176 mahasiswa.

Dijelaskan, terdapat tiga verval yang dilakukan oleh institusinya untuk memastikan bantuan tersebut tepat sasaran.

Perinciannya, verval administrasi, verval faktual yang dilakukan ke rumah masing-masing calon penerima, dan terakhir verval kampus.

”Hanya tinggal verval kampus yang belum selesai, yang lainnya sudah,” jelasnya.

Dijelaskan, program beasiswa tersebut memang rutin dilaksanakan setiap tahun.

Hal itu merupakan wujud perhatian Pemkab Sumenep bagi mahasiswa kurang mampu sehingga mereka bisa melanjutkan studi di perguruan tinggi.

Baca Juga: Dinas PUTR Berkomitmen Tuntaskan Pembangunan Jalan Kangean

”Nominal bantuan yang akan diterima oleh penerima sebesar Rp 2,5 juta per individu,” ucapnya.

Dia menuturkan, kriteria mahasiswa yang bisa mendapatkan beasiswa tersebut harus warga asli Kabupaten Sumenep dan berasal dari keluarga tidak mampu serta terdata di DTSEN desil satu hingga lima, atau bisa melampirkan surat keterangan tidak mampu (SKTM) dari kepala desa.

”Selain itu juga belum menerima beasiswa dari pihak mana pun, dan IPK minimal 2,75 untuk PTN dan 2,5 untuk PTS. Sebelum disalurkan, kami lakukan verifikasi terlebih dahulu. Saat ini tinggal satu tahap lagi, baru bisa dicairkan,” tuturnya.

Dikonfirmasi di tempat terpisah, anggota Komisi IV DPRD Sumenep Sami’oeddin menegaskan, saat melakukan verval, dinas terkait harus benar-benar teliti.

”Sehingga, bantuan tersebut benar-benar tepat sasaran,” tegasnya. (tif/yan)

Editor : Amin Basiri
#mahasiswa tidak mampu #sumenep #verval #Beasisiswa