SUMENEP, RadarMadura.id – Puskesmas Sapeken menggelar kegiatan tracking kasus dan pengendalian vektor malaria. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa (7/4) hingga Sabtu (10/4) di wilayah Desa Sadulang.
Petugas menyasar lingkungan rumah pasien serta area yang berpotensi menjadi tempat berkembang biak nyamuk. Langkah ini dilakukan untuk memutus rantai penularan malaria di wilayah tersebut.
Kepala Puskesmas Sapeken drg Siti Amina menjelaskan kegiatan difokuskan pada pencegahan dan pengendalian malaria. Petugas melakukan pendekatan langsung kepada masyarakat untuk memastikan deteksi dini.
"Kami melakukan kunjungan ke rumah keluarga pasien sambil melakukan rapid test, selain itu, petugas juga melakukan pemeriksaan jentik di lingkungan rumah," terangnya.
Selain itu, petugas melakukan penimbunan genangan air yang berpotensi menjadi sarang nyamuk. Tim juga melakukan pelacakan kasus untuk mengantisipasi penularan lebih lanjut.
"Kegiatan ini juga dilengkapi dengan kerja bakti pembersihan lingkungan di pondok pesantren Lukmanul Hakim, sekitar rumah pasien, serta lingkungan Desa Sadulang," ucapnya.
Baca Juga: Puskemas Talango: Gardu Turis Turunkan AKI-AKB
Kegiatan ini melibatkan lima keluarga pasien, sembilan warga, dan santri pondok pesantren. Petugas yang terlibat terdiri dari perawat desa, penanggung jawab malaria, surveilans, tenaga laboratorium, serta lintas sektor terkait. (tif/dry)
Editor : Hendriyanto