SUMENEP, RadarMadura.id – Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Sumenep berupaya menggali potensi desa di tengah kebijakan efisiensi anggaran.
Karena itu, para kepala desa (Kades) menggelar halalbihalal akbar lintas sektor di ballroom Myze Hotel Sumenep kemarin (7/4).
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, jajaran forkopimda, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) dan para camat.
Tujuannya, memperkuat silaturahmi sekaligus meningkatkan sinergi antara para Kades dengan seluruh pemangku kepentingan di Kota Keris.
Ketua PKDI Sumenep H Ubaid Abdul Hayat mengatakan, kegiatan ini sebagai bentuk komitmen PKDI Sumenep untuk terus menjaga silaturahmi dengan para pihak.
Termasuk meningkatkan sinergi antar Kades dengan pemerintah daerah, forkopimda, dan lintas sektor lainnya pasca Hari Raya Idul Fitri.
Baca Juga: DPRD Sumenep Sahkan Tiga Raperda, Upaya Dongkrak Perekonomian Masyarakat dan PAD
”Kami sangat mengapresiasi dukungan semua pihak dalam membantu masyarakat desa selama ini. Utamanya dalam hal pelayanan kesehatan. Ini wujud nyata sinergisitas yang harus terus kita jaga,” kata Kades Pinggirpapas itu.
Kades yang akrab disapa Haji Ubet itu menyampaikan, saat ini dana desa (DD) terdampak kebijakan efisiensi anggaran.
Untuk itu, dirinya mengajak seluruh kepala desa agar tetap optimis dan memperkuat sinergi karena bisa menjadi kunci dalam melanjutkan pembangunan desa.
”Kita harus mampu menggali potensi desa masing-masing dengan semangat kolaborasi. Dengan kebersamaan ini kita tetap bisa bergerak maju,” tegasnya.
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, ke depan sinergisitas antara pemerintah daerah dan pemerintah desa harus ditingkatkan.
Apalagi dalam kondisi seperti sekarang, karena anggaran kurang mendukung untuk peningkatan pembangunan desa.
”Di tengah efisiensi anggaran, kepala desa harus mampu membaca peluang dan mengoptimalkan potensi desanya masing-masing. Tidak bisa lagi bergantung sepenuhnya pada anggaran daerah,” pesannya. (iqb/bil)
Editor : Amin Basiri