Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Polisi Turun Tangan Pantau Ketersediaan BBM, Pemkab Klaim Aktif Koordinasi dengan Pertamina

Hera Marylia Damayanti • Minggu, 5 April 2026 | 11:34 WIB
TURUN LANGSUNG: Tim gabungan saat melakukan pemantauan di SPBU Desa Geddungan, Kecamatan Batuan, pada Rabu (1/4). (POLRES SUMENEP UNTUK JPRM)
TURUN LANGSUNG: Tim gabungan saat melakukan pemantauan di SPBU Desa Geddungan, Kecamatan Batuan, pada Rabu (1/4). (POLRES SUMENEP UNTUK JPRM)

SUMENEP, RadarMadura.id – Masyarakat sempat khawatir harga bahan bakar minyak (BBM) akan naik dan stoknya terbatas.

Karena itu, polres dan Pemkab Sumenep mendatangi sejumlah SPBU di Kota Keris. Itu dilakukan untuk memastikan ketersediaan aman untuk kebutuhan masyarakat. 

Kabag Perekonomian dan SDA Setkab Sumenep Dadang Dedy Iskandar mengatakan, masyarakat sempat termakan isu kenaikan BBM.

Akibatnya, sejumlah SPBU mengalami antrean panjang. Bahkan, ada masyarakat yang membeli dalam jumlah banyak.

”Memang ada masyarakat yang membeli dalam jumlah banyak. Itu bukan untuk ditimbun, tapi menjaga kebutuhan mereka masing-masing,” katanya.

Untuk mengantisipasi kelangkaan BBM, saat ini pihaknya terus melakukan koordinasi dengan banyak pihak.

Utamanya SPBU yang ada di Kota Keris. Termasuk pihak kepolisian dan instansi lainnya.

”Kita terus berkoordinasi dengan Pertamina terkait pengiriman agar sesuai dengan rencana yang sudah ditentukan. Dengan demikian, dipastikan BBM tidak akan mengalami kelangkaan,” ucap Dadang.

Sementara itu, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto mengatakan, pihaknya juga sudah melakukan pengecekan ke beberapa SPBU bersama Pemkab Sumenep.

Tujuannya, untuk melihat kondisi riil di lapangan terkait distribusi dan ketersediaan BBM.

”Kami bersama pemerintah daerah mengecek langsung SPBU dan SPBE maupun depo-depo pengisian BBM. Kami pastikan bahwa untuk wilayah Sumenep khususnya, ketersediaan BBM di SPBU dan elpiji melon di SPBE cukup atau aman,” tegasnya.

Anang juga mengimbau kepada para pemilik dan pengusaha SPBU agar memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Menurutnya, informasi terkait kenaikan maupun kelangkaan BBM yang beredar di masyarakat tidak benar atau hoaks. 

Pihaknya meminta SPBU memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat guna mencegah terjadinya panic buying.

”Hasil pemantauan kami, ketersediaan dan pendistribusian BBM di SPBU berjalan dengan baik dan lancar,” tukasnya. (iqb/bil)

Editor : Hera Marylia Damayanti
#panic buying #kelangkaan BBM #BBM #spbe #spbu