Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

DKPP Sumenep Mengampu Pokir Dewan

Amin Basiri • 2026-03-26 19:15:41
KURANG TERAWAT: Warga berada di JUT di Desa Giring Kecamatan Manding, Rabu (25/3). 
KURANG TERAWAT: Warga berada di JUT di Desa Giring Kecamatan Manding, Rabu (25/3). 

SUMENEP, RadarMadura.id – Luas lahan pertanian di Kabupaten Sumenep mencapai 131.308 hektare. 

Namun tidak semuanya memiliki aksesbilitas yang layak, yaitu jalan usaha tani (JUT). Sehingga mempengaruhi produktivitas dan distribusi hasil panen. 

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sumenep Chainur Rasyid menyatakan, JUT termasuk program tahunan yang melekat di lembaganya.

Baca Juga: Ketua DPRD Ultimatum SPPG  Harus Berikan Menu Berkualitas

Pembiayaannya berasal dari angaran pendapatan dan belanja negara (APBN) dan anggaran pendapatan dan belenja daerah (APBD) Sumenep. 

Tahun ini, program JUT yang melekat di lembaganya berasal dari aspirasi anggota DPRD Sumenep.

Lokasinya, ditentukan wakil rakyat. Yakni di daerah pemilihannya masing-masing. 

Pria yang biasa disapa Inung itu mengaku tidak memiliki kendali penuh untuk menentukan sasaran program tersebut. 

”Kalau JUT tetap ada, tapi sedikit. Untuk jumlah pastinya saya tidak hafal. Karena itu merupakan pokir dewan, tegas Kadis yang akrab disapa Inong itu. 

Pria yang biasa disapa Inong itu menambahkan, saat ini pemerintah tengah fokus menganggarkan program penyediaan air untuk lahan pertanian.

Baca Juga: IPSI Sumenep Fokus Turba ke Perguruan Silat

Yakni melalui program pengeboran di lokasi pertanian yang sulit mendapatkan air. 

”Untuk program JUT sudah dimaksimalkan tahun-tahun sebelumnya. Sekarang pemerintah lebih fokus pada penyediaan air, tegasnya. (iqb/jup)

Editor : Amin Basiri
#pokir #sumenep #DKUPP Sumenep